MAKASSAR Rasa penasaran mulai muncul di kalangan suporter PSM. Kehadiran Luka Cumic, penyerang asing anyar mereka, tentu saja memantik pertanyaan besar: kapan pemain asal Serbia itu akhirnya akan turun membela Juku Eja di Super League?
Nah, momen itu mungkin tak lama lagi. Sorotan kini tertuju pada laga pekan ke-19, saat PSM menjamu Semen Padang di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin depan. Menjelang duel penting itu, kabar baik datang dari ruang manajemen tim.
Luka Cumic dipastikan sudah memenuhi semua syarat administratif. Artinya, peluang untuk debut di laga kontra Semen Padang terbuka.
Kepastian ini makin kuat setelah namanya tercantum di situs resmi operator liga, I.League. Pemain berusia 25 tahun itu sudah terdaftar sebagai bagian resmi skuad PSM sejak Minggu lalu. Bagi Tomas Trucha dan staf kepelatihan, ini adalah lampu hijau. Mereka punya opsi untuk menurunkan Cumic, entah itu dari menit pertama atau nanti sebagai pemain pengganti.
Di sisi lain, kedatangan Cumic ini sekaligus mengisi satu slot pemain asing yang sempat kosong. Posisi itu ditinggalkan Lucas Serafim yang memutuskan hengkang lebih cepat dari kontraknya. Dengan demikian, kuota pemain asing PSM kembali lengkap untuk menghadapi putaran kedua kompetisi.
Lalu, seperti apa profil pemain baru ini? Secara fisik, Cumic punya modal yang cukup menarik. Tingginya mencapai 190 sentimeter, postur yang ideal untuk seorang target man. Karakteristik ini dinilai cocok dengan skema permainan Tomas Trucha yang sering mengandalkan umpan-umpan silang dari sayap.
Dengan tinggi dan fisiknya, dia diharapkan bisa menjadi ujung tombak yang andal. Cumic dikenal lebih sering berkeliaran di area kotak penalti lawan dan cukup tangguh dalam duel udara. Ini bisa jadi jawaban atas masalah yang kerap dialami lini depan PSM sepanjang putaran pertama.
Namun begitu, ekspektasi tentu perlu dikelola. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasarnya sekitar Rp6,08 miliar. Angka itu memang mencerminkan harapan, meski catatan statistiknya bersama klub sebelumnya, Radnik Bijeljina, belum terlalu mencengangkan. Di sana, ia tampil 18 kali dengan catatan empat gol dan satu assist.
Memang, rekor itu belum bisa dibilang tajam untuk seorang striker asing. Tapi manajemen PSM rupanya melihat sesuatu yang lain. Mereka tertarik pada potensi jangka panjang Cumic, mengingat usianya yang masih muda dan ruang untuk berkembang di bawah sistem yang tepat.
Bergabungnya striker Serbia ini diharapkan jadi angin segar. PSM kerap kesulitan mematikan peluang di putaran pertama. Jika nanti diturunkan melawan Semen Padang, itu akan jadi panggung pertamanya. Kesempatan emas untuk langsung membuktikan diri dan menjawab kebutuhan tim akan sosok penyerang yang bisa membuat perbedaan.
Pada akhirnya, keputusan ada di tangan Tomas Trucha. Tapi dengan status yang sudah clear dan kondisi fisik yang siap, jalan menuju debut di GBH terbuka lebar. Tinggal menunggu hari H.
Artikel Terkait
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard
Indonesia Tersingkir dari Fase Grup Thomas Cup 2026 Usai Dibantai Prancis 1-4
Atletico Madrid vs Arsenal: Ujian Pertahanan Kokoh di Semifinal Liga Champions