SURABAYA – Ada kabar baik buat Bonek. Menjelang laga perdana putaran kedua Super League 2025/2026, Persebaya akhirnya bisa menurunkan keempat pemain asing barunya. Mereka akan menjamu PSIM Yogyakarta di Gelora Bung Tomo, Minggu (25/1/2026).
Ini momen yang ditunggu-tunggu. Publik penasaran, bagaimana transformasi skuad racikan Bernardo Tavares ini akan tampil. Apakah langsung memberi dampak?
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi I.League per Sabtu kemarin, semua urusan administrasi sudah beres. Nama-nama seperti Pedro Matos, Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes kini sah dan siap main.
Kondisi ini jelas membuka banyak opsi untuk Tavares. Pelatih asal Portugal itu punya lebih banyak kartu untuk dimainkan, untuk menutupi kelemahan yang sempat terlihat di putaran pertama.
Perhatian utama, tentu saja, tertuju pada Pedro Matos. Gelandang kreatif yang didatangkan dari Semen Padang ini diharapkan jadi solusi.
Otak Baru Lini Tengah
Pedro Matos diprediksi akan jadi kepingan puzzle yang hilang. Catatannya di Semen Padang cukup impresif: 1.144 menit bermain dan 4 assist. Dia bukan cuma pengatur ritme biasa.
Visinya bagus. Kemampuannya menjadi jembatan antara pertahanan dan serangan sangat dibutuhkan. Selain itu, dia fleksibel. Bisa dioperasikan sebagai gelandang serang atau mengisi sayap kanan.
Kolaborasinya dengan Francisco Rivera di lini tengah jadi salah satu hal yang paling dinanti. Bisa jadi, ini duet yang akan mendominasi penguasaan bola.
Tavares sendiri tak menyembunyikan bahwa persaingan di dalam tim akan makin sengit.
"Kami butuh kedalaman skuad. Idealnya, setiap posisi diisi dua sampai tiga pemain dengan kualitas setara. Biar tim tetap kompetitif," ujarnya.
Artikel Terkait
Dejan Tumbas dan Arus Eks Persebaya yang Mengalir ke Solo
Persijap Jepara Terancam Main Tanpa Senjata Andalan Lawan PSM
Malut United Siap Balas Dendam, Persik Kediri Bawa Senjata Baru
Borneo FC Rebut Puncak, Persija dan Persib Siap Sikat dari Belakang