Hujan tak henti-hentinya sejak Kamis lalu benar-benar menggenangi Jakarta. Akibatnya, puluhan wilayah kini terendam banjir. Data terbaru dari BPBD DKI, tercatat hingga pukul sembilan pagi tadi, genangan masih melanda 90 RT dan membuat 9 ruas jalan tak bisa dilalui.
Muhamad Yohan, Kepala Pusdatin BPBD DKI, menjelaskan situasi ini.
"Genangan terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi, ditambah luapan dari beberapa sungai seperti Ciliwung, Angke, dan Pesanggrahan," ujarnya.
Dari semua wilayah, Jakarta Barat jadi yang paling parah terdampak. Di sana, 51 RT terendam air. Jakarta Timur menyusul dengan 25 RT, sementara Jakarta Selatan dan Utara masing-masing mencatat 7 RT yang tergenang.
Rinciannya cukup memprihatinkan. Di Jakarta Barat, genangan tersebar di banyak titik. Rawa Buaya, misalnya, airnya mencapai satu setengah meter di beberapa RT. Kedaung Kali Angke dan Kapuk juga tak luput. Sementara di Kedoya Utara, ketinggian air bervariasi dari yang hanya sedengkul sampai nyaris setinggi orang dewasa.
Jakarta Timur situasinya serius, terutama di daerah yang dilintasi Kali Ciliwung. Di Bidara Cina dan Kampung Melayu, air nyaris mencapai atap rumah satu lantai, dengan ketinggian 170 hingga 180 sentimeter. Cawang bahkan ada titik yang terendam dua meter.
Artikel Terkait
Kapolri Goyang Pucuk Pimpinan, Sejumlah Kapolda Berganti Wajah
97 Negara Bisa Langsung Masuk Indonesia, Cukup Urus Visa di Bandara
Domino Mutasi Polri: Kapolda Sumsel hingga Kadiv Humas Berganti Wajah
Warga Petogogan Bersihkan Sisa Banjir, Genangan Terakhir Bertahan di Pulo Raya