Secara teknis, Lingard diproyeksikan mengisi peran gelandang serang nomor 10 posisi yang sangat krusial dalam skema permainan Persib. Pengalamannya di Premier League dan Liga Korea dinilai bisa memberi warna baru, terutama dalam membongkar pertahanan lawan di laga-laga penting.
Perbandingan dengan Thom Haye pun jadi tak terhindarkan. Haye, yang baru bergabung akhir Agustus 2025, saat ini memang memegang status sebagai pemain termahal di Liga 1. Kehadirannya sudah menaikkan valuasi skuad Persib secara signifikan. Tapi, kalau Lingard benar-benar datang, rekor Haye dipastikan akan pecah. Ini akan jadi tonggak baru, sekaligus sinyal bahwa daya tarik liga kita semakin diperhitungkan.
Persib sendiri sedang dalam kondisi prima. Mereka adalah juara paruh musim dengan koleksi 38 poin. Namun begitu, semua kabar soal Lingard masih sebatas rumor. Manajemen klub belum mengeluarkan pernyataan apa pun.
Bursa transfer Januari masih panjang. Publik kini hanya bisa menunggu: akankah rumor besar ini berujung pada pengumuman spektakuler, atau hanya jadi sekadar desas-desus yang menguap begitu saja?
Mengenai sosoknya, Jesse Lingard lahir di Warrington, Inggris, pada 15 Desember 1992. Ia adalah produk akademi Manchester United dan menghabiskan sebagian besar kariernya di klub tersebut sejak debut senior tahun 2014. Bersama MU, ia mengoleksi ratusan penampilan dan sejumlah gelar, termasuk Piala FA dan Liga Europa.
Setelah masa panjang di Old Trafford, petualangannya berlanjut ke West Ham dan Nottingham Forest. Langkah mengejutkannya terjadi pada 2024, saat ia memilih hijrah ke FC Seoul di Korea. Keputusan yang awalnya diragukan, tapi dibuktikannya dengan performa yang tetap kompetitif.
Kini, di usia 33 tahun, Lingard berada di persimpangan. Status bebas transfer membuka banyak pintu. Dan kemungkinan melanjutkan petualangan di Asia Tenggara bersama Persib Bandung, bisa jadi menjadi babak baru yang tak terduga dalam catatan kariernya.
Artikel Terkait
Samu Castillejo dan Jalan Berliku Menuju Persib
Yusuf Meilana Pilih Bali United, Cari Momentum di Tengah Persaingan
PSM Makassar Gagal Rekrut Simon Amin, Jendela Transfer Kian Menyempit
Putri Kusuma Wardani Tahan Gejolak, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters