MAKASSAR – Bursa transfer Super League 2025/2026 mulai bergulir dengan cepat. PSM Makassar, yang baru saja terbebas dari belenggu sanksi FIFA, langsung aktif mencari pemain baru. Tapi, jalan mereka tak akan mulus.
Borneo FC, sang rival, dikabarkan siap memotong jalan. Mereka mengincar target yang sama: seorang gelandang asal Suriah bernilai pasar fantastis, sekitar Rp3,48 miliar. Pemain itu adalah Simon Amin.
Nama Simon Amin jadi perbincangan hangat. Statusnya sebagai free agent sejak 1 Januari 2026 membuatnya jadi incaran banyak klub. Gelandang tengah berusia 28 tahun ini baru saja mengakhiri kontraknya dengan klub Swedia, Orebro SK.
Kabar ketertarikan PSM dan Borneo ini pertama kali mencuat lewat akun pemerhati transfer, @transfernews_ft, pada Rabu lalu. Namun begitu, kedua klub Indonesia ini bukan satu-satunya peminat.
Ada juga klub Polandia, Ruch Chorzow, dan tim Irak, Mosul FC, yang dikabarkan ikut mengawasi pergerakan pemain bertinggi 183 cm ini. Persaingannya jadi semakin sengit.
Rekam Jejak yang Tak Bisa Dianggap Remeh
Simon Amin jelas bukan pemain kelas kadaluarsa. Dia punya pengalaman yang cukup solid di pentas Eropa. Jejak kariernya terbentang di Swedia bersama Orebro SK, lalu Norwegia, hingga Serbia.
Secara statistik, dia telah tampil 153 kali di level profesional, mencetak 9 gol dan 9 assist. Pengalaman internasionalnya juga ada; dia telah membela Timnas Suriah dalam 12 pertandingan. Itu bukti kualitasnya di level tertinggi.
PSM Tak Hanya Berburu Satu Nama
Artikel Terkait
Dari Lita hingga Janice: Jejak Panjang Petenis Indonesia di Melbourne Park
Persebaya Berulah, Bursa Transfer Super League Panas Sejak Dibuka
Kurzawa dan Rumor Panas yang Menggoda Persib
Jafar/Felisha Tahan Tekanan, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters