Jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026 sudah buka sejak 10 Januari lalu. Dan seperti biasa, heboh. Banyak klub langsung gesit berburu pemain baru untuk persiapan putaran kedua. Tapi, nggak semua. Ada beberapa yang masih terlihat diam, belum ada pengumuman rekrutan sama sekali. Padahal, waktu berjalan terus.
Setidaknya ada lima klub yang belum kedengaran gebrakannya. Yang menarik, mereka ini tersebar di berbagai posisi klasemen. Dari yang berjaya di papan atas, sampai yang tercecer di zona merah. Situasi ini tentu bikin penasaran. Apa strategi mereka? Atau jangan-jangan ada kendala di balik layar?
Ambil contoh dari puncak klasemen. Persib Bandung, sang juara paruh musim, justru yang paling sepi. Padahal, rumor-rumor sudah bertebaran. Nama-nama seperti Maarten Paes dan Joey Pelupessy dikabarkan bakal diboyong ke Kota Kembang. Tapi, sampai sekarang, manajemen Persib tutup mulut rapat-rapat. Tidak ada konfirmasi resmi yang keluar.
Di sisi lain, ada Malut United. Performa mereka di putaran pertama cukup solid, tapi bukan berarti tanpa celah. Mereka sudah melepas beberapa pemain pinjaman, seperti Chechu Meneses dan Vico Duarte. Logikanya, kekosongan itu perlu diisi. Tapi nyatanya? Sama. Belum ada pengumuman pemain pengganti dari klub Maluku Utara itu.
Turun sedikit ke papan tengah, situasinya makin beragam. PSIM Yogyakarta secara terbuka mengaku terkendala finansial.
Pelatih Jean Paul van Gastel bilang, belanja besar-besaran di awal musim bikin ruang gerak mereka sekarang terbatas.
Artikel Terkait
Real Madrid Siapkan Tawaran Besar untuk Boyong Enzo Fernandez dari Chelsea
Paes Bantah Keras Rumor Hijrah ke Persib: Berita Palsu!
Persebaya Krisis Striker Lokal, Bernardo Tavares Diburu Waktu
Duka di Gajayana: Asisten Pelatih Arema FC Wafat Usai Kolaps di Pinggir Lapangan