Liverpool Gagal Maksimal di Anfield, Burnley Curi Poin Berharga

- Minggu, 18 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liverpool Gagal Maksimal di Anfield, Burnley Curi Poin Berharga

Anfield menyaksikan hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah, Sabtu malam lalu. Liverpool harus puas berbagi angka dengan Burnley setelah bermain imbang 1-1. Poin yang tercecer ini jelas bukan hasil yang diharapkan, apalagi di depan pendukung sendiri.

Sejak awal, The Reds memang mendominasi. Serangan demi serangan dilancarkan, tekanan diberikan tanpa henti. Usaha mereka sempat mendapat peluang emas di menit ke-31, ketika wasit menunjuk titik putih. Sayangnya, momen itu tak dimanfaatkan. Tendangan penalti Dominik Szoboszlai malah menghantam mistar gawang. Peluang itu pun melayang begitu saja.

Namun begitu, gol akhirnya datang juga menjelang turun minum. Di menit ke-42, Florian Wirtz melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti. Bola melesat dan gawang Burnley pun bobol. Suasana Anfield langsung meledak, seolah kemenangan sudah di depan mata.

Nyatanya, prediksi itu meleset. Babak kedua justru menunjukkan sisi lain. Burnley, yang selama ini tertekan, menemukan momentumnya. Sebuah serangan balik berbuah gol penyama kedudukan. Tendangan kaki kiri Edwards dari dalam kotak penalti tak bisa ditahan Alisson Becker. Skor 1-1.

Sisa pertandingan diwarnai upaya Liverpool membongkar pertahanan lawan, tapi hasilnya nihil. Pertahanan Burnley ternyata cukup solid. Peluit panjang akhirnya menutup laga dengan skor imbang itu bertahan sampai akhir.

Dengan satu poin ini, Liverpool untuk sementara naik ke posisi empat klasemen, mengumpulkan 36 poin. Di sisi lain, Burnley yang meraih satu poin berharga tetap terperangkap di zona degradasi, tepatnya di posisi 19 dengan 14 poin. Hasil seri ini tentu meninggalkan rasa tak puas bagi kubu Merseyside, sementara bagi Burnley, ini adalah sebuah poin yang cukup membanggakan di markas sang juara.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar