Jakarta sore ini jadi saksi. Di sebuah studio di Kebon Jeruk, nasib Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 akan diundi. Momen ini selalu mendebarkan, tapi kali ini ada nuansa berbeda. Ini adalah ujian pertama bagi John Herdman, sang pelatih baru, dan ancamannya nyata: Indonesia masuk dalam Pot 3.
Posisi itu bukan tanpa alasan. Gagal melaju dari fase grup di edisi sebelumnya membawa konsekuensi. Posisi tawar kita di kawasan anjlok. Dan dalam undian, Pot 3 itu seperti undian lotre yang berisiko tinggi. Bisa langsung berhadapan dengan raksasa-raksasa Asia Tenggara sejak babak penyisihan grup.
Beban di pundak Herdman jelas berat. Sejak 1996, Indonesia tak pernah sekalipun mencium trofi bergengsi ini. Kutukan tiga dekade itu harus diputusnya. Namun begitu, jalan menuju sana tidak akan mulus. Tantangannya kompleks. Dia harus membangun tim tanpa beberapa pilar utama, mengandalkan darah segar pemain muda. Konsistensi dan mental baja akan diuji sejak laga pembuka.
Lalu, seperti apa skenario terburuknya?
Karena ditempatkan di Pot 3, Indonesia berpeluang masuk ke "grup neraka". Setiap grup akan diisi satu wakil dari Pot 1 dan satu dari Pot 2. Nah, di Pot 1 ada Thailand dan Vietnam, dua kekuatan utama. Sementara di Pot 2, bersemayam rival abadi: Malaysia dan Singapura.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Menang dengan Gigih di India Open Usai Perjuangan Fisik
Juventus Amankan Bek Serbabisa Oscar Mingueza, Celta Vigo Gigit Jari
Tiga Pembalap MotoGP Dipaksa Ganti Nomor, Salah Satunya Akibat Marquez Rebut Gelar
Fabregas dan Como: Cinta, Komitmen, dan Ujian Berat Melawan Milan