Harapan Indonesia di India Open 2026 Pupus di Tangan Unggulan China

- Rabu, 14 Januari 2026 | 19:42 WIB
Harapan Indonesia di India Open 2026 Pupus di Tangan Unggulan China
Hasil India Open 2026

Rabu (14/1) di New Delhi, harapan Indonesia di India Open 2026 harus terhenti lebih awal. Lanny Tria dan Amallia Pratiwi takluk dari unggulan utama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, dengan skor yang cukup telak: 21-19, 11-21, dan 9-21.

Pertandingan di Indira Gandhi Arena itu sebenarnya sempat menjanjikan. Gim pertama, Lanny/Tiwi memang agak kelabakan di awal. Mereka tertinggal 1-4. Tapi, perlahan mereka bangkit. Permainan mereka jadi lebih agresif, smash-smash langsung mereka lepaskan tanpa banyak pertimbangan. Cara main yang blak-blakan itu justru bikin lawan keteteran.

Skor pun berbalik. Dari 10-10, mereka malah unggul 11-10 saat jeda. Momentum terus mereka pegang, bahkan sempat menjauh 18-15. Meski Liu/Tan berusaha mempersulit, Lanny/Tiwi berhasil menutup gim pertama 21-19. Suasana saat itu tentu saja memberi harapan.

Namun begitu, segalanya berubah drastis di gim kedua.

Tekanan China langsung terasa dari servis pertama. Lanny/Tiwi seperti kehilangan ritme, dibuatnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Tertinggal 0-7, situasi yang sangat sulit. Mereka sempat bangkit sedikit, mengejar jadi 4-7 saat lawan mengurangi tempo. Tapi itu cuma sebentar. Di interval, mereka masih tertinggal 6-11.

Selepas jeda, keadaan malah makin runyam. Ganda China bermain sangat solid, seolah tak mau memberi harapan lagi. Lanny/Tiwi terlihat keteteran, kehilangan ide untuk menyerang. Gim kedua pun berakhir cepat, 11-21.

Memasuki gim penentu, beban psikologis jelas terlihat. Lanny/Tiwi masih kesulitan. Mereka tertinggal 2-6, sempat mendekat jadi 5-6, tapi lagi-lagi tertinggal 6-11 di interval. Untuk bisa bangkit, mereka harus nyaris sempurna dan minim error.

Sayangnya, itu tak terjadi. Setelah interval, pertahanan Liu/Tan seperti benteng. Setiap serangan Indonesia diantisipasi dengan baik. Lawan bermain variatif, membuat Lanny/Tiwi pontang-panting di area pertahanan sendiri. Beberapa smash masih bisa dilepas, tapi hampir selalu dikembalikan dengan rapi. Poin demi poin lepas, pertandingan berakhir dengan skor 9-21 untuk gim ketiga.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Lanny/Tiwi di babak 32 besar. Lawan mereka, Liu/Tan, memang tampil lebih konsisten dan cerdas membaca permainan. Untuk ganda putri Indonesia, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam menjaga stabilitas permainan di saat tekanan datang bertubi-tubi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar