Di antara seluruh kontingen Indonesia di SEA Games Thailand 2025, nama Martina Ayu mencuat. Bukan cuma karena prestasinya yang gemilang, tapi juga karena nilai bonus yang berhasil dibawanya pulang. Atlet atletik ini berhasil mengumpulkan total tujuh medali, yang kemudian diterjemahkan menjadi bonus fantastis senilai Rp 3,4 miliar dari pemerintah. Jumlah itu membuatnya menjadi penerima bonus terbesar sejauh ini.
Rincian medali yang diraihnya cukup mencengangkan: lima emas dan dua perak. Yang menarik, hanya satu emas yang berasal dari nomor perorangan. Empat emas lainnya ia dapatkan dari hasil kerja keras tim di nomor beregu.
Nah, soal bonus, pemerintah punya aturan main yang jelas. Untuk satu medali emas perorangan, atlet mendapat Rp 1 miliar. Sementara, untuk emas beregu, setiap anggota tim mendapat Rp 500 juta. Dari sini saja, Martina sudah mengantongi Rp 3 miliar. Belum lagi tambahan dari dua medali peraknya yang nilainya juga tidak sedikit.
Bagi Martina, prestasi di Thailand ini terasa sangat memuaskan. Semua jerih payah, pengorbanan, dan keringat yang ditumpahkan seolah terbayar lunas. Ia punya rencana matang untuk uang bonus yang jumlahnya besar itu.
"Untuk struggling-nya saya harus latihan siang-siang. Harus tetap latihan, gak peduli itu cuaca hujan atau panas, kita tetap harus latihan. Kita harus jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang harus dilalui,"
ungkap Ayu dengan nada haru saat berbincang dengan para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis lalu.
"Untuk bonusnya nanti tentunya untuk investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi. Juga untuk membantu kedua orang tua saya yang ada di rumah,"
tambahnya, tersenyum.
Secara keseluruhan, pemerintah memang tidak main-main dalam mengapresiasi atlet. Untuk SEA Games 2025 di Thailand ini, anggaran bonus yang disiapkan mencapai Rp 465 miliar. Besaran per jenis medali adalah sebagai berikut:
- Medali emas perorangan: Rp 1.000.000.000
- Medali emas beregu: Rp 500.000.000 per orang
- Medali perak perorangan: Rp 315.000.000
- Medali perak beregu: Rp 220.500.000 per orang
- Medali perunggu perorangan: Rp 157.000.000
- Medali perunggu beregu: Rp 110.250.000 per orang
Jadi, kisah Martina Ayu ini bukan sekadar tentang angka. Ini tentang dedikasi yang akhirnya berbuah manis, dan bagaimana sebuah pencapaian olahraga bisa mengubah banyak hal, termasuk masa depan seorang atlet dan keluarganya.
Artikel Terkait
Alfian/Fikri Kalahkan Wakil China, Melaju ke Final Singapura Open 2026
Igor Tolic Hadapi Tantangan Berat Jaga Motivasi Persib agar Tak Terjebak Antiklimaks Usai Tinggalkan Bojan Hodak
Alwi Farhan Gagal ke Final Singapura Open 2026 Usai Dikalahkan Alex Lanier
Herdman Tetapkan Fisik dan Taktik sebagai Syarat Mutlak Seleksi Pemain Timnas untuk Piala AFF 2026