Namun begitu, perjalanan belum berakhir. Fokusnya kini beralih ke Asian Games 2026 di Jepang. Ada sedikit rasa penyesalan karena pada 2023 lalu, ia harus absen dari ajang tersebut akibat sakit usus buntu. Kini, tekadnya bulat.
"Saya juga berharap nanti saya akan bisa tampil maksimal di kelas 75 kg, karena memang ini kan Asian Games ini kan saya pertama kali, saya baru turun di sini," tutur Rizki.
"Pada 2023, saya tidak mengikuti karena saya usus buntu, saya digantikan oleh senior saya. Dan alhamdulillah itu mungkin untuk 2026, saya akan kerja keras untuk mendapatkan medali emas di Asian Games. Saya harus berjuang mati-matian lagi karena memang Asian Games dengan Olimpiade dan SEA Games itu memang harus butuh energi dan power kita, semangatnya," tandasnya dengan tegas.
Di sisi lain, pemerintah sendiri menggelontorkan dana tidak sedikit untuk apresiasi atlet SEA Games kali ini. Total anggaran bonus mencapai Rp 465 miliar. Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Medali emas perorangan: Rp 1.000.000.000
- Medali emas beregu: Rp 500.000.000 per orang
- Medali perak perorangan: Rp 315.000.000
- Medali perak beregu: Rp 220.500.000 per orang
- Medali perunggu perorangan: Rp 157.000.000
- Medali perunggu beregu: Rp 110.250.000 per orang
Jadi, selain mendapat pengakuan negara lewat pangkat baru, Rizki dan para atlet lainnya juga dihargai dengan insentif finansial yang cukup menggiurkan. Semua itu, tentu saja, untuk memacu prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Thom Haye Sambut Duel Panas Persib Lawan Persija: Taruhannya Trofi Juara Paruh Musim
Nico Kembali ke Solo, Bawa Misi Selamatkan Laskar Sambernyawa dari Degradasi
Duel Puncak Klasemen: Persib vs Persija Perebutkan Gelar Juara Paruh Musim
Dua Harapan Indonesia Hadang Lawan Tangguh di Semifinal Malaysia Open