Ketua FFI Tegaskan: Futsal Indonesia Tetap di Bawah Naungan PSSI

- Selasa, 06 Januari 2026 | 11:24 WIB
Ketua FFI Tegaskan: Futsal Indonesia Tetap di Bawah Naungan PSSI

Isu seputar posisi Federasi Futsal Indonesia dalam kancah sepak bola tanah air akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Menanggapi hal itu, Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, punya penjelasan yang gamblang. Intinya, FFI tetap berada di dalam struktur PSSI. Tidak ada yang berubah.

Bagi Michael, hubungan ini bukan sekadar formalitas administratif belaka. Ia melihatnya sebagai sebuah keniscayaan.

“Pemahaman kami di FFI sangat jelas dan tegas. Futsal adalah bagian yang tak terpisahkan dari sepakbola. Ini berlaku di sini, dan juga di seluruh dunia,” tegas Michael dalam sebuah pernyataan.

“Lihat saja faktanya. Seluruh ekosistem futsal dunia ada di bawah FIFA. Mulai dari Piala Dunia, Piala Asia, sampai pertandingan persahabatan timnas kita, semua berjalan dalam kerangka FIFA. Nah, dengan logika yang sama, FFI sebagai federasi futsal tentu berada di bawah naungan PSSI selaku induk organisasi.”

Ia lalu menyebut sejumlah negara besar yang sukses mengembangkan futsal justru karena harmonisasi dengan federasi sepak bolanya. Brasil, Argentina, Spanyol, dan Portugal jadi contoh nyata. Menurutnya, kunci kemajuan futsal Indonesia ada di situ: selaras dengan PSSI dan ekosistem sepak bola secara keseluruhan.

“Visi kami sederhana. Kami ingin Futsal Indonesia kokoh dan diakui di tingkat dunia. Untuk itu, kita harus seirama dengan PSSI. Itu yang kami perjuangkan,” lanjutnya.

Rupanya, komitmen ini sudah diperkuat dengan kesepakatan langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Kedua belah pihak, kata Michael, punya komitmen yang sama: memajukan futsal Indonesia.

Soal status keanggotaan, Michael menegaskan bahwa hal itu sudah final dan tak perlu diperdebatkan lagi.

“Statusnya sudah jelas. FFI adalah asosiasi anggota dari PSSI. Saya hadir langsung di Kongres PSSI dan mendengar pernyataan Pak Erick. Saya setuju seratus persen. Pernyataannya benar, bahwa futsal ada dalam naungan PSSI,” ucap Michael.

“Kami juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Diskusi kami sudah menyentuh hal-hal yang lebih strategis dan jangka panjang. Fondasi futsal dan sepakbola itu sama, dan Pak Erick telah memperkuat kami untuk membangun futsal lebih baik lagi. Kami mohon dukungan semua pihak untuk sinergi ini.”

Jadi, dengan penjelasan ini, kabar tentang keretakan atau pemisahan diri sepertinya tak berdasar. Yang ada justru upaya untuk mempererat kolaborasi, dengan harapan futsal Indonesia bisa benar-benar naik kelas.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar