Rans Simba Bogor Ganti Pelatih dan Skuad, Raffi Ahmad Pasang Target Juara IBL 2026

- Rabu, 03 Desember 2025 | 23:25 WIB
Rans Simba Bogor Ganti Pelatih dan Skuad, Raffi Ahmad Pasang Target Juara IBL 2026

Musim baru IBL tinggal menghitung hari. Rans Simba Bogor, yang baru saja meluncurkan skuadnya di FullBelly, Bogor, sudah menyalakan mesin tempur. Komisaris Utama mereka, Raffi Ahmad, tak main-main. Targetnya jelas: juara.

Ambisi itu muncul bukan tanpa alasan. Musim lalu, tim ini sukses melaju ke semifinal IBL 2025. Sayang, perjalanan mereka dihentikan Dewa United dengan skor ketat 1-2. Hasil itu justru jadi bahan bakar. Mereka ingin lebih.

Untuk mewujudkannya, perubahan besar dilakukan. Di kursi pelatih, kini ada Brian Rowsom. Namanya bukan asing di liga basket Indonesia. Pengalamannya menukangi CLS Knights dan karier panjang di basket profesional jadi modal berharga.

Di sisi lain, komposisi pemain juga mengalami perombakan. Tiga wajah lokal baru bergabung: Habib Tito Aji, Reggie William Mononimbar, dan Fisyaful Amir. Sementara itu, dua pemain asing andalan, KJ Buffen dan Aaron Fuller, dipertahankan.

“Tahun ini kita sudah bisa masuk semifinal. Mudah-mudahan tahun ini, insyaallah targetnya tetap semifinal tapi mudah-mudahan kepeleset menjadi juara,”

Ucap Raffi Ahmad, menyampaikan harapannya dengan nada khas. Namun begitu, ada satu keputusan sulit yang harus diambil klub.

Regulasi baru IBL 2026 memaksa mereka melepas Devon van Oostrum. Pemain naturalisasi itu kini dihitung sebagai pemain asing, sehingga komposisi tim harus disesuaikan. Raffi mengaku berat hati.

“Ada satu regulasi yang akhirnya kita berpisah. Tapi silaturahminya tidak hanya sebatas hubungan kerja. Kita sangat mengapresiasi Devon yang sudah menjadi simbol Rans Simba,”

Katanya lagi.

Selain pemain dan pelatih, ada kabar gembira dari sisi manajemen. Dito Ariotedjo, sang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, akhirnya kembali aktif. Dia sempat absen dua sampai tiga tahun karena tugas negara.

“Saya sudah dua sampai tiga tahun off. Alhamdulillah bisa balik lagi. Klub ini memasuki tahun kelima. Alhamdulillah dari awal kita bangun kita sudah memprediksi di tahun kelima semifinal. Tapi Allah memberikan anugerah lebih cepat bisa semifinal di tahun keempat,”

Ujar Dito dengan penuh syukur.

Dengan pelatih baru, pemain segar, dan manajemen yang kembali kompak, atmosfer di kamp Rans Simba Bogor terasa berbeda. Mereka tak cuma siap tempur. Mereka siap mengguncang IBL 2026 dan mengejar mimpi tertinggi yang belum kesampaian.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar