Erick Thohir Desak Padel Indonesia Siapkan Peta Jalan Menuju Ajang Besar

- Rabu, 03 Desember 2025 | 00:45 WIB
Erick Thohir Desak Padel Indonesia Siapkan Peta Jalan Menuju Ajang Besar

Di ruang kerjanya di Senayan, Selasa lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan permintaan tegas. Kepada pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) yang hadir, ia meminta agar roadmap resmi untuk cabang olahraga itu segera diserahkan. Roadmap itu dinilai krusial sebagai langkah strategis menuju berbagai multievent internasional besar.

Pertemuan dengan Ketua PBPI Galih Kartasasmita dan jajarannya ini tak lepas dari transformasi besar yang sedang dijalankan Kemenpora. Erick menjelaskan, transformasi tata kelola olahraga nasional ini bertujuan menyelaraskan program kerja dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

“Kami dari Kemenpora sedang banyak bertransformasi,” ujar Erick.

“Pemerintah saat ini ingin benar-benar mendorong program strategis Bapak Presiden, selain kepemudaan dan olahraga, dengan efektif dan efisien,” tambahnya.

Pria yang juga Ketua Umum PSSI itu menegaskan, setiap cabang olahraga wajib punya peta jalan yang jelas. Tak terkecuali padel, yang belakangan memang sedang naik daun. Targetnya jelas: SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Untuk itu, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) akan direvisi. Nantinya, bakal diterapkan sistem promosi dan degradasi antarcabor.

“Padel juga saya minta roadmap-nya, begitu juga cabor lainnya,” tegas Erick.

“DBON akan kita revisi dan akan ada promosi-degradasi. Untuk saat ini terdapat 21 cabor unggulan, tetapi semua cabor yang belum masuk DBON pun akan berlomba masuk, termasuk padel.”

Di sisi lain, Erick juga mengingatkan soal konsolidasi. Organisasi olahraga nasional, menurutnya, harus solid dan tak boleh terbebani konflik internal. Ia meminta KOI dan KONI memastikan tidak ada lagi dualisme federasi di setiap cabang.

“Kita juga mau agar konsolidasi ini harus menyeluruh, tidak bisa dari Kemenpora saja tapi juga federasi, KONI, KOI...” katanya.

“Saya harap padel yang saat ini trending terus berbenah diri menuju prestasi lebih tinggi. Untuk para atlet, persiapkan diri kalian. Jika nanti ada Asian Games, saya harap bisa solid dan terus berprestasi.”

Menanggapi hal itu, Ketua PBPI Galih Kartasasmita memaparkan perkembangan terakhir. Sejak dikukuhkan KONI Pusat pada Januari 2025, PBPI telah menggelar empat seri nasional. Mereka bahkan sudah mengirimkan atlet ke FIP Asia Cup 2025 di Doha, Qatar, Oktober lalu.

“Alhamdulillah meski masih baru, tim putri kita berhasil meraih perunggu,” ungkap Galih dengan nada bangga.

“Juara 1-nya Jepang. Kekuatan putri Asia bisa dibilang yang kedua Iran dan ketiga Indonesia.”

Bagaimana dengan tim putra? Galih mengakui posisi mereka masih di kisaran peringkat 10–11 di tingkat Asia. Namun begitu, ia menegaskan satu pencapaian penting: untuk sektor putra, Indonesia adalah yang terbaik di Asia Tenggara.

“Kalau timnas putra mungkin kita di peringkat 10–11 Asia, tetapi nomor 1 Asia Tenggara,” tambahnya.

Dengan catatan dan perkembangan pesat itu, tekanan untuk segera menyiapkan roadmap yang komprehensif kini ada di pundak PBPI. Tujuannya agar padel tak hanya bisa bersaing masuk dalam DBON, tapi juga benar-benar siap diproyeksikan ke ajang-ajang internasional yang lebih bergengsi.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar