Strategi Indra Sjafri Seleksi Timnas U-22: Tak Cuma Teknis, Non-Teknis Juga Kunci di SEA Games 2025

- Sabtu, 15 November 2025 | 09:48 WIB
Strategi Indra Sjafri Seleksi Timnas U-22: Tak Cuma Teknis, Non-Teknis Juga Kunci di SEA Games 2025

Seleksi Ketat Timnas U-22 Indonesia: Teknis dan Non-Teknis Dipertimbangkan untuk SEA Games 2025

Indra Sjafri, pelatih kepala Timnas U-22 Indonesia, mengungkapkan bahwa proses seleksi 30 pemain menuju SEA Games 2025 tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis. Aspek non-teknis pemain juga menjadi penilaian krusial bagi tim pelatih untuk memastikan hanya yang terbaik yang memperkuat skuad Garuda Muda di Thailand.

Komposisi Skuad dan Pemain Unggulan

Saat ini, tim nasional U-23 dihuni oleh 33 pemain. Skuad ini diperkuat oleh tiga pemain yang bermain di luar negeri, yaitu Ivar Jenner, Dion Markx, dan Mauro Zijlstra, yang telah mengikuti sesi latihan. Namun, masih ada nama-nama penting seperti Marselino Ferdinand dan Adrian Wibowo yang belum bergabung namun tetap dipersiapkan untuk ajang tersebut.

Dari jumlah tersebut, akan dilakukan penyaringan akhir untuk membentuk skuad inti yang hanya berisi 23 pemain. Setiap atlet akan melalui serangkaian program latihan dan pertandingan uji coba untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

Jadwal Uji Coba Menentukan Menuju SEA Games

Sebagai bagian dari persiapan, PSSI dan Indra Sjafri telah menggelar sejumlah laga uji coba. Setelah sebelumnya menghadapi India, tim Garuda Muda dijadwalkan akan berhadapan dengan Mali dalam dua partai pada pertengahan November di Stadion Pakansari, Bogor. Pertandingan ini diproyeksikan menjadi tes terakhir sebelum berangkat untuk mempertahankan medali emas.

Indra Sjafri menegaskan, "Kami tidak akan lagi melakukan banyak rotasi. Pergantian pemain dibatasi hanya lima orang karena ini adalah uji coba terakhir menuju SEA Games," jelasnya dalam konferensi pers sebelum laga.

Filosofi Permainan dan Kesiapan Mental

Pelatih juga menekankan pentingnya aspek non-teknis. "Aspek-aspek non-teknis sudah kami evaluasi untuk memastikan mereka valid dan memahami filosofi permainan serta rencana taktik yang akan dijalankan. Kami menginginkan pemain yang tidak hanya textbook, tetapi juga mampu merespons aksi lawan dengan baik," tegas Sjafri.

Pendekatan dalam dua uji coba terakhir ini akan berbeda dengan saat melawan India, di mana terjadi perubahan line-up secara keseluruhan. "Untuk pertandingan terakhir ini, saya tidak akan banyak melakukan perubahan tim. Dua laga ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mematangkan pemain-pemain yang akan dibawa ke SEA Games," pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar