Timnas Amputasi Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Kalah 0-3 dari Iran: Analisis dan Kata Pelatih

- Kamis, 13 November 2025 | 14:06 WIB
Timnas Amputasi Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Kalah 0-3 dari Iran: Analisis dan Kata Pelatih
Timnas Amputasi Indonesia Gagal ke Piala Dunia Usai Kalah dari Iran - Analisis dan Kata Pelatih

Timnas Amputasi Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Kalah 0-3 dari Iran

Timnas Amputasi Indonesia harus menelan pil pahit kegagalan dalam kualifikasi Piala Dunia. Pada laga penentu yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Kamis pagi WIB, skuad Garuda takluk dengan skor telak 0-3 dari tim kuat Iran.

Kekalahan ini secara resmi menutup peluang Timnas Amputasi Indonesia untuk berlaga di ajang Piala Dunia. Situasi ini tentu meninggalkan kekecewaan mendalam bagi seluruh pemain dan pelatih.

Kekecewaan Pelatih Syahrul Ase dan Pesan Motivasi

Pelatih kepala Timnas Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, mengakui bahwa suasana hati para pemainnya sangat drop dan kecewa pasca-kekalahan. Dalam pernyataannya kepada awak media, Ase menegaskan bahwa kegagalan ini bukanlah cerminan dari kurangnya usaha atau performa tim.

"Ya, yang jelas pemain agak sedikit, ya bukan sedikit memang drop, sedih atau kecewa, marah. Dan kami dari pelatih juga sampaikan bahwa itu jadikan motivasi ke depannya," ujar Ase.

Ase menambahkan, "Karena bukan karena permainan kita yang tidak maksimal, bukan karena perjuangan kita yang tidak maksimal, tapi memang karena rejeki kita yang belum dikasih." Pernyataan ini menekankan bahwa tim telah memberikan segalanya di lapangan.

Fokus Bangkit dan Siap Hadapi Turnamen Mendatang

Di tengah kekecewaan, Pelatih Syahrul Ase telah mengajak seluruh anak asuhnya untuk segera bangkit. Dia mengingatkan bahwa masih banyak turnamen internasional lain yang menanti di masa depan.

Ase menutup dengan pesan semangat, "Yang jelas apa pun yang kita buat di latihan, semua sudah dipakai oleh pemain dan tinggal mentalnya itu aja jangan sampai turun lagi untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya dan even selanjutnya." Hal ini menjadi modal penting untuk menjaga performa tim di kompetisi yang akan datang.

Dengan semangat ini, Timnas Amputasi Indonesia diharapkan dapat mengambil pelajaran berharga dari kekalahan ini dan kembali lebih kuat pada event-event sepak bola amputasi internasional berikutnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar