Timur Kapadze Mundur dari Uzbekistan: Sejarah Piala Dunia 2026 & Peluang ke Timnas Indonesia?

- Kamis, 13 November 2025 | 12:42 WIB
Timur Kapadze Mundur dari Uzbekistan: Sejarah Piala Dunia 2026 & Peluang ke Timnas Indonesia?

Kisah Timur Kapadze: Dari Bersejarah ke Mundur, dan Peluang Baru

Pelatih Timur Kapadze baru saja mencatatkan sejarah dengan membawa Timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya. Namun, pencapaian gemilang itu berakhir dengan penggantian posisinya oleh Fabio Cannavaro. Meski sempat ditawari peran sebagai asisten pelatih, Kapadze akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Perjalanan Karier Kapadze dan Kembali ke Timnas Senior

Kapadze bukanlah nama baru di kancah sepak bola Uzbekistan. Ia memiliki pengalaman melatih baik tim senior maupun U-23 dalam berbagai periode. Awal tahun 2025 menandai kembalinya ia ke kursi pelatih kepala Timnas Uzbekistan senior. Keputusan ini diambil federasi setelah memutus hubungan kerja dengan Srecko Katanec, pelatih asal Slovenia yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan.

Transformasi Menjadi Tim Tangguh dan Catatan Tak Terkalahkan

Di bawah kendali Kapadze, Timnas Uzbekistan mengalami transformasi signifikan. Dalam periode Januari hingga Oktober, tim yang dijuluki The Turanians ini menunjukkan performa luar biasa dengan tidak terkalahkan. Mereka meraih 5 kemenangan dan 3 hasil imbang dalam pertandingan-pertandingan di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia dan CAFA Nations Cup.

Puncak Prestasi: Lolos ke Piala Dunia dan Juara CAFA

Hasil kerja keras itu berbuah manis. Uzbekistan akhirnya berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui Ronde 3 Kualifikasi, sebuah pencapaian bersejarah bagi bangsa tersebut. Tidak hanya itu, Kapadze juga sukses membawa timnya menjuarai CAFA Nations Cup 2025, melengkapi prestasi gemilangnya.

Pergantian Posisi dan Keputusan untuk Mundur

Menjelang Piala Dunia 2026, posisi Kapadze digantikan oleh legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro. Ia kemudian diturunkan jabatannya menjadi asisten pelatih. Awalnya, Kapadze menerima posisi barunya ini. Namun, seiring waktu, ia merasa tidak nyaman dan akhirnya memilih untuk mundur sepenuhnya dari timnas.

Visi Mandiri dan Keterbukaan terhadap Tawaran Baru

Kapadze menjelaskan alasannya mundur. Ia menyatakan dirinya adalah seorang pelatih kepala yang ingin bekerja secara independen dengan visi dan idenya sendiri. Keputusannya ini membuka jalan baginya untuk memimpin tim baru dan mencapai tujuan yang berbeda. Saat ini, namanya dikaitkan dengan beberapa lowongan pelatih, termasuk Timnas Indonesia. Proses pertimbangan juga dikabarkan berlangsung dengan klub dari Turki dan China, meskipun belum ada kepastian lebih lanjut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar