Operasi tangkap tangan (OTT) kembali terjadi di Jawa Tengah. Kali ini, KPK menjaring Bupati Pati, Sudewo, dalam sebuah penyergapan. Tak sendirian, dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa juga ikut terjaring dalam operasi yang digelar Senin (19/1) itu.
Menurut informasi yang beredar, Sudewo sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kudus. Proses itu berlangsung cukup lama, sekitar 1x24 jam. Barulah ia keluar dari gedung polisi lewat tengah malam, tepatnya pukul 00.14 WIB.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, membenarkan adanya koordinasi dengan tim KPK. Mereka meminjam fasilitas ruang pemeriksaan di Polres Kudus untuk menginterogasi sang bupati.
"Bahwa benar hari ini dari tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati, dan alhamdulillah sudah selesai,"
Ujar Heru saat ditemui di lokasi, Selasa (20/1).
"Tim saat ini sudah bergeser ke arah Semarang dengan dikawal unit patwal Sat Lantas Polres Kudus,"
tambahnya.
Dari penjelasan Heru, diketahui Sudewo tiba di Polres Kudus bersama penyidik KPK pada Senin dini hari. Pemeriksaan pun langsung digelar, makan waktu seharian penuh. Setelah proses di Kudus beres, agenda selanjutnya adalah pemeriksaan lebih mendalam di Semarang. Perjalanan menuju kota itu dikawal ketat oleh patroli Satuan Lalu Lintas setempat.
Artikel Terkait
Polisi Sita 80 Gram Kokain dan Tangkap Dua Tersangka di Kemayoran
YouTube Patuh pada PP Tunas, Batasi Aksen Pengguna di Bawah 16 Tahun
Dua Mahasiswi Unsoed Laporkan Rekan ke Polisi Diduga Pelaku Kekerasan Seksual
Anggota DPR Usulkan Transaksi Batu Bara DMO Pakai Rupiah untuk Kurangi Risiko Negara