Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Australia berlangsung penuh keakraban dan meninggalkan kesan yang mendalam. Pertemuan kenegaraan dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese diwarnai oleh saling pujian dan momen-momen hangat yang menunjukkan eratnya hubungan bilateral kedua negara.
Selain melakukan pertemuan empat mata dan pertemuan bilateral di Sydney, Prabowo dan Albanese juga melakukan peninjauan langsung terhadap alutsista angkatan laut Australia. Rangkaian kegiatan ini memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia.
Pujian untuk Intelijen Australia dan Sambutan Bagpipe
Dalam konferensi persnya, Presiden Prabowo mengungkapkan kekagumannya pada penyambutan yang diterimanya. Dengan nada bercanda, Prabowo memuji intelijen Australia yang dinilainya sangat canggih karena mengetahui kesukaannya terhadap musik bagpipe, sehingga alat musik itulah yang mengiringi kedatangannya.
Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Perdana Menteri Albanese dan Wakil Perdana Menteri. Ia merasa sangat dihormati dengan penyambutan yang begitu personal dan berkesan di atas kapal HMAS Canberra.
Mengenal Alat Musik Bagpipe Lebih Dekat
Bagpipe adalah alat musik tiup kayu yang menghasilkan suara unik dan khas. Suara tersebut dihasilkan dari kantong udara yang ditekan, mengalirkan udara ke dalam pipa pelantun untuk melodi dan beberapa pipa drone untuk nada latar. Meski sering dikaitkan dengan budaya Skotlandia, bagpipe memiliki berbagai variasi di banyak negara.
Di Indonesia, bagpipe pernah dimainkan dalam acara seremonial, seperti pada lepas sambut Menteri Pertahanan sebelumnya, menunjukkan bahwa alat musik ini juga digunakan dalam acara-acara kenegaraan yang formal.
Artikel Terkait
DPRD Bekasi Usul Modernisasi Angkot Menyusul Aksi Unjuk Rasa
IHSG Diproyeksikan Tertekan Jelang Akhir Pekan Panjang
Kyiv Kembali Diguncang Serangan Rudal Rusia, Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Ibu Sembilan Anak Ditangkap Usai Dua Bayi Ditemukan Tewas di Freezer Prancis