GAMAN MAJAPAHIT & KENCANA MOJO: Inovasi Unggulan Kota Mojokerto di IGA 2025

- Rabu, 12 November 2025 | 21:35 WIB
GAMAN MAJAPAHIT & KENCANA MOJO: Inovasi Unggulan Kota Mojokerto di IGA 2025

Inovasi Kota Mojokerto: GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO Siap Bersaing di IGA 2025

Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi pelayanan publik melalui dua program unggulan, GAMAN MAJAPAHIT dan KENCANA MOJO. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memaparkan kedua inovasi ini di hadapan tim juri Innovative Government Award (IGA) 2025 Kementerian Dalam Negeri.

Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menegaskan bahwa berbagai inovasi ini merupakan jawaban konkret pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan. "Kota Mojokerto memang kecil, tapi semangat inovasinya besar. Dengan keterbatasan sumber daya alam, kami justru terpacu menciptakan solusi inovatif," ujarnya.

GAMAN MAJAPAHIT: Revolusi Digital Pelayanan Pajak Daerah

Inovasi GAMAN MAJAPAHIT (Dalam Genggaman, Masalah Pajak Daerah Pasti Tuntas) menjadi bukti transformasi digital sistem perpajakan daerah. Aplikasi mobile ini dikembangkan dari sistem sebelumnya dengan penambahan fitur geo-tagging untuk pemetaan dan pendataan objek pajak yang lebih akurat.

Keunggulan sistem ini telah diakui dengan direplikasi di 19 daerah lain, termasuk Gresik, Bangkalan, Jombang, dan Tuban. Sistem ini memungkinkan pengelolaan pajak daerah yang lebih efisien dan transparan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

KENCANA MOJO: Layanan Kesehatan 24 Jam untuk Penyakit Tidak Menular

KENCANA MOJO (Kegiatan Cegah Penyakit Tidak Menular Non Stop Kota Mojokerto) hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penyakit tidak menular. Inovasi ini menghadirkan layanan kesehatan door to door selama 24 jam melalui tim Prameswari dan PSC 119.

Program ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan di luar jam kerja puskesmas, tetapi juga menyasar pegawai dan komunitas melalui Posbindu untuk deteksi dini dan pencegahan berkelanjutan. Kencana Mojo telah diadopsi oleh 10 daerah lain seperti Kota Batu, Kediri, dan Probolinggo.

Dukungan Sistemik untuk Inovasi Daerah

Pemerintah Kota Mojokerto membangun ekosistem inovasi yang komprehensif dengan 245 inovasi daerah terdaftar dalam IGA 2025. Dukungan anggaran mencapai Rp3,7 miliar melalui Bapperida, diperkuat dengan regulasi seperti Perda Nomor 8 Tahun 2024 tentang Inovasi Daerah.

Kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Program Mojo Indah (Mojokerto Inovasi Daerah) menjadi wadah apresiasi bagi inovator lokal.

Prestasi Kota Mojokerto sebagai Kota Terinovatif telah dipertahankan tiga kali berturut-turut sejak 2022 dalam ajang IGA Kemendagri, membuktikan bahwa daerah kecil mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional melalui inovasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar