Hari Pahlawan: Ibas Serukan Generasi Muda Berkreasi dan Beraksi Nyata

- Selasa, 11 November 2025 | 10:55 WIB
Hari Pahlawan: Ibas Serukan Generasi Muda Berkreasi dan Beraksi Nyata
Dorongan Ibas di Hari Pahlawan: Generasi Muda Wajib Berkreasi dan Beraksi Nyata

Seruan Ibas di Hari Pahlawan: Jadilah Pahlawan Masa Kini Melalui Karya dan Pendidikan

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, menekankan peran vital generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat kepahlawanan yang baru. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara puncak Lomba Puisi dan Video Pendek EBY-Fraksi Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ibas mendorong para peserta, yang merupakan finalis dan pemenang lomba, untuk memanfaatkan seni, puisi, dan literasi digital sebagai alat membentuk karakter bangsa yang tangguh dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa pemuda harus aktif menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan bangsa, bukan hanya sebagai penonton.

Apresiasi untuk Karya Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Ibas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menuangkan ide serta semangat kebangsaan melalui karya puisi dan video pendek bertema 'Makna Pahlawan Masa Kini dan Masa Depan'. Ia merasa bangga melihat antusiasme dan talenta yang ditunjukkan.

Ibas mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai cermin untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjadi pahlawan di era modern tidak lagi identik dengan angkat senjata, tetapi lebih pada kesiapan untuk berkarya dan mengabdi demi memajukan bangsa.

"Sebagai pribadi, kalian, saya inginkan jadi sosok pahlawan. Bukan arti kita siap bertempur saja membela Merah Putih, tapi lebih dari itu, kita berkarya, kita membaktikan hidup kita untuk setetes keringat kemajuan bangsa ini," tegas Ibas.

Pendidikan dan Kreativitas Sebagai Bentuk Perjuangan

Lebih lanjut, Ibas menekankan bahwa pendidikan dan kreativitas adalah wujud nyata perjuangan di masa kini. Menurutnya, komitmen untuk mengikuti pendidikan yang berkelanjutan merupakan kontribusi konkret dalam membangun bangsa dan mencetak calon-calon pahlawan masa depan.

Politikus Partai Demokrat ini juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan, teknologi, dan fasilitas belajar bagi anak-anak di seluruh Indonesia, termasuk di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia berjanji terus mendorong kebijakan yang memastikan kesempatan yang sama bagi semua anak bangsa.

Potensi Ekonomi dari Bidang Kreatif

Ibas turut mengapresiasi geliat kreativitas generasi muda di bidang seni dan multimedia, yang dinilainya memiliki potensi besar menjadi kekuatan ekonomi baru Indonesia. Ia mencontohkan banyak animator dan sineas yang berawal dari ide sederhana, lalu berkembang menjadi karya yang diakui dunia.

Ia juga menyoroti sosok ayahnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai contoh bahwa seni dan kepemimpinan dapat berjalan beriringan. Ibas mengakui bahwa menciptakan puisi bukanlah hal mudah, dan ia bersyukur generasi muda saat ini memiliki bakat dan minat yang luar biasa.

Daftar Pemenang Lomba Puisi dan Video Pendek

Berikut adalah nama-nama pemenang Lomba Puisi dan Video Pendek yang diumumkan dalam acara tersebut:

Pemenang Lomba Puisi:

  • Juara I: Azka Ramadhani (Surakarta)
  • Juara II: Chantika Nurasty (Bekasi)
  • Juara III: Atikah Jelita Putri

Azka Ramadhani, penyandang disabilitas dari SLB D/D1 YPAC Surakarta, memukau dewan juri dengan puisinya yang berjudul 'Aku Bisa'. Karyanya menjadi simbol harapan dan perjuangan tanpa batas.

Pemenang Lomba Video Pendek:

  • Juara I: Muhammad Alif Aminulloh (Gresik)
  • Juara II: Jonathan Deven Candra Jehezkiel (Bangka Belitung)
  • Juara III: Muhammad Hapidin (Cirebon)

Karya video pendek Muhammad Alif Aminulloh berhasil meraih juara pertama dengan menampilkan tema pahlawan masa kini dari kacamata pelajar. Videonya menampilkan guru sebagai figur pahlawan di sekeliling kita, dengan teknik pengambilan gambar dan color grading yang profesional.

Apresiasi dari Dewan Juri

Dewan Juri, Marwan Cik Asan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas karya semua peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara. Ia menyebut standar teknis dan penguasaan medium teknologi yang ditunjukkan peserta sudah sangat baik.

Senada dengan itu, Ketua Komite Perfilman Dewan Kesenian Jakarta, Sugar Nasia, juga mengapresiasi semangat dan bakat luar biasa para peserta, khususnya dalam kategori video pendek. Ia berpesan agar peserta yang belum menang tetap semangat dan terus mengasah kemampuan.

Melalui acara ini, terlihat jelas bahwa semangat kepahlawanan tetap hidup dan dikemas dalam bentuk yang relevan dengan generasi muda masa kini, melalui seni, literasi, dan teknologi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar