MURIANETWORK.COM - Pemerintah Rusia secara resmi menyatakan bahwa para pejabat tinggi negara itu, termasuk Presiden Vladimir Putin, tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian di Washington, AS, pada 19 Februari mendatang. Pernyataan ini menegaskan sikap Moskow terhadap forum yang digagas Presiden AS Donald Trump untuk membahas rekonstruksi Gaza dan upaya perdamaian tersebut.
Kremlin Tegaskan Tidak Ada Rencana Hadir
Konfirmasi penolakan kehadiran datang langsung dari juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. Dalam pernyataannya yang dikutip media Rusia, Peskov dengan tegas menyampaikan posisi pemerintah.
Dia melanjutkan bahwa meski begitu, proposal terkait pertemuan itu saat ini masih dalam tahap peninjauan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa keputusan untuk tidak hadir telah diambil di tingkat tertinggi.
Respons Terhadap Inisiatif Perdamaian Trump
Pertemuan di Washington itu, berdasarkan laporan-laporan sebelumnya, dirancang sebagai pertemuan puncak kepemimpinan sekaligus konferensi penggalangan dana untuk pembangunan kembali Jalur Gaza. Inisiatif ini merupakan bagian dari proposal perdamaian yang lebih luas yang diluncurkan oleh pemerintahan Trump.
Menanggapi rencana perdamaian tersebut, Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya sempat menyebutnya sebagai "perkembangan positif", terutama karena fokusnya pada penghentian pertumpahan darah dan penyelesaian krisis kemanusiaan. Namun, diplomat Rusia juga kerap menyuarakan catatan kritis.
Artikel Terkait
Menteri Ketenagakerjaan Anjurkan WFH Satu Hari Seminggu, Sektor Vital Dikecualikan
Komisi III DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus untuk Kasus Penyiraiman Andrie Yunus
AS Pertimbangkan Ulang Komitmen ke NATO Usai Perang Iran, Kata Menlu Rubio
Atap Rumah Warga Kediri Ambruk Diterpa Hujan, Tak Ada Korban Jiwa