Lebih lanjut diungkapkan bahwa batuk rejan yang diderita Fatiyah telah berlangsung selama satu bulan. Kondisi batuk yang terus-menerus inilah yang menyebabkan munculnya bintik-bintik merah di area mata, yang kemudian berkembang sehingga mata terlihat lebam dan merah.
"Kondisi mata yang merah dan lebam pada Fatiyah awalnya terlihat seperti bekas pukulan, padahal sebenarnya merupakan gejala dari penyakit pertusis yang dideritanya," tambah Harryo.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan visum medis yang lengkap, kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus ini. Dengan demikian, laporan yang dibuat oleh orang tua Fatiyah secara resmi telah dihentikan proses penyelidikannya.
Artikel Terkait
DPRD Sulut Sahkan Tiga Ranperda Strategis, Gubernur Tekankan Implementasi
PPI Dunia dan BNSP Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi untuk Pelajar di Luar Negeri
Menteri Agus Andrianto Kembangkan Dapur Lapas dan Dorong Kemitraan dengan Pengusaha Lokal
KPK Jelaskan Alasan Jaksa Absen di Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas