Projo, organisasi relawan pendukung pemerintah, secara resmi akan mengganti logo lamanya yang menampilkan siluet figur publik. Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Damanik, menegaskan bahwa logo baru organisasi mereka tidak akan lagi memuat gambar Presiden RI Prabowo Subianto. Perubahan ini mengikuti periode sebelumnya di mana logo Projo menampilkan siluet wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Freddy Damanik menjelaskan bahwa simbol baru Projo akan beralih dari representasi figur individu menjadi perwujudan nilai-nilai perjuangan. Logo terbaru akan lebih memprioritaskan representasi relawan sebagai kekuatan politik yang bersumber dari rakyat.
"Dari siluet menjadi simbol nilai-nilai perjuangan yang telah ditunjukkan Pak Jokowi seperti kerja nyata, dekat dengan rakyat, berani, dan seterusnya. Dari figur menjadi gerakan dari relawan menjadi kekuatan politik rakyat sejati," jelas Damanik dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, Damanik memberikan gambaran ciri-ciri logo Projo yang baru. Ia menyebutkan bahwa logo baru akan memiliki karakter yang lebih kerakyatan. "Jika dulu Projo adalah obor kecil yang menyala di tangan Pak Jokowi, maka kini kami mau Projo adalah matahari yang terbit bersama rakyat menyinari negeri ini dengan cahaya kesetiaan dan kerja nyata," tambahnya.
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa perubahan logo organisasi akan dilakukan dalam kongres ke-3 Projo. Budi menyatakan bahwa logo Projo yang semula menampilkan wajah Presiden Joko Widodo akan diganti melalui proses sayembara.
"Dan logo Projo ini nanti akan kita sayembarakan. Bukan ditebak-tebak, tapi kita akan melakukan penyesuaian-penyesuaian," kata Budi usai kongres ke-3 Projo di Jakarta.
Budi menekankan bahwa logo Projo yang baru harus mampu menggambarkan nilai dan cita-cita organisasi yang besar. Perubahan logo ini dimaksudkan untuk lebih mencerminkan tujuan jangka panjang organisasi.
"Logo organisasi harus mencerminkan nilai dan cita-cita tatanan besar untuk jangka waktu yang lama, bahkan bisa selamanya," sebut dia. "Maka perubahan logo Projo mencerminkan semangat dan tujuan organisasi dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Jadi nilai-nilai, falsafah dan sebagainya, ini harus tercermin dari logo Projo," tambahnya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Instruksikan Penutupan Jalan Berlubang Usai Kecelakaan Tunggal Tewaskan Siswa SMK
BYD Luncurkan ATTO 3 Advanced Plus di IIMS 2026, Klaim Jarak Tempuh 410 Km
Penerima PIP 2025 Diingatkan Batas Akhir Aktivasi Rekening 28 Februari 2026
241 Napi Berisiko Tinggi Ditambah, Total di Nusakambangan Capai 2.189 Orang