Gubernur DKI Apresiasi dan Dorong Peningkatan Pengemudi Perempuan Transjakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan apresiasi tinggi kepada para pengemudi perempuan Transjakarta dalam acara penyerahan sertifikat kelulusan program Transjakarta Women Empowerment. Acara ini digelar di Gedung PT Transjakarta, Jakarta Timur, pada Senin (10/11/2025).
Dalam sambutannya, Pramono menyerahkan sebanyak 15 sertifikat kepada para perempuan tangguh yang kini resmi bergabung sebagai sopir bus Transjakarta. Ia menyebut langkah ini sebagai aksi konkret dalam memberikan ruang dan kesempatan kerja bagi perempuan di sektor transportasi umum.
"Hal yang dilakukan Transjakarta adalah hal konkret untuk beri ruang ke perempuan untuk jadi driver di Transjakarta, ini langkah yang baik," ujar Pramono.
Target 10% Pengemudi Perempuan di Transjakarta
Pramono Anung tidak berhenti pada apresiasi. Ia mendorong agar program pemberdayaan ini terus berlanjut dan menargetkan komposisi pengemudi perempuan di tubuh Transjakarta mencapai 10 persen.
"Saya ingin ini dilanjutkan tidak hanya hari ini saja. Saya ingin perempuan di Jakarta jangan hanya 2-4 persen, kalau bisa 10 persen pengemudi perempuan," tegasnya.
Pengalaman Nyaman Naik Transjakarta yang Dikemudikan Perempuan
Gubernur juga membagikan pengalaman pribadinya menggunakan layanan Transjakarta. Pramono mengaku rutin naik Transjakarta setiap hari Rabu dan merasa sangat senang karena pada hari tersebut, bus yang ditumpanginya selalu dikemudikan oleh sopir perempuan.
"Dan entah kenapa kalau dikemudikan perempuan lebih ayem, lebih tertib, lebih nyaman," ujarnya. Pernyataan ini semakin mengukuhkan bahwa keberadaan pengemudi perempuan membawa dampak positif terhadap kenyamanan penumpang.
Program Transjakarta Women Empowerment dan dukungan penuh dari Gubernur DKI ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesetaraan gender dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif di ibu kota.
Artikel Terkait
Remaja 14 Tahun di Palmerah Jadi Korban Pencabulan Pemuda 18 Tahun, Terungkap dari Dompet di Kamar Korban
Kiai dan Akademisi Solo Raya Gelar Halaqah Jelang Muktamar NU ke-35, Soroti Peran Moral Ulama
Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden atas Program Rehabilitasi Mangrove
Wakil MPR: Empat Pilar Kebangsaan Miliki Dimensi Ekologis yang Sering Terabaikan