Akibat usia infrastruktur yang sangat tua, tingkat kebocoran air atau non-revenue water (NRW) di Jakarta masih tergolong tinggi. Menghadapi masalah ini, PAM Jaya telah menyusun rencana untuk mengganti jaringan pipa lama secara bertahap.
Namun, Arif mengakui bahwa biaya untuk proyek peremajaan ini tidak kecil. "Kami butuh tambahan pendanaan sekitar Rp 14 triliun untuk memperbarui pipa-pipa tersebut. Kalau sudah diganti, airnya nanti bisa langsung diminum," tuturnya.
Manfaat Jangka Panjang Peremajaan Pipa
Peremajaan jaringan pipa dinilai sebagai kunci utama untuk meningkatkan keandalan dan kualitas layanan air bersih di Jakarta. Arif menekankan bahwa dampaknya akan sangat luas bagi kesehatan masyarakat.
"Kalau airnya bagus, insyaallah stunting berkurang, penyakit karena air bisa ditekan, dan masyarakat makin sehat," imbuhnya, menyoroti manfaat jangka panjang dari pembaruan infrastruktur air ini.
Artikel Terkait
Mulan Jameela Bantah Tudingan Hina Profesi Guru, Sebut Berita Bohong
Arab Saudi Apresiasi Resolusi Dewan HAM PBB yang Kutuk Serangan Iran
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia