Qatar bakal jadi tuan rumah pameran energi terbesar di dunia, LNG 2026, awal Februari nanti. Dan siapa sangka, di tengah deretan raksasa industri global, bakal ada satu nama dari Indonesia: PT Teknologi Rekayasa Katup, atau yang biasa kita kenal sebagai TRK Valves. Mereka jadi satu-satunya eksibitor manufaktur tanah air yang bakal unjuk gigi di sana.
Direktur Utama TRK Valves, Soni, menegaskan bahwa kehadiran ini bukan sekadar untuk numpang nama. “Ini adalah pembuktian,” katanya dalam keterangan pers Minggu lalu.
“Produk rekayasa anak bangsa punya kualitas kelas dunia dan mampu bersaing di industri energi global yang sangat ketat.”
Perusahaan ini memang punya ciri khas. Mereka bergerak di bidang custom build-to-order, artinya setiap katup dirancang khusus sesuai permintaan dan kebutuhan aplikasi klien. Katup-katup buatan mereka jadi tulang punggung operasi di sektor-sektor vital. Mulai dari Minyak & Gas, LNG, hingga Panas Bumi dan Petrokimia.
Yang menarik, partisipasi TRK di Qatar ini nggak cuma diamati oleh pelaku bisnis. Turut menyaksikan adalah perwakilan dari Ditjen Migas Kementerian ESDM, bahkan Duta Besar RI untuk Qatar juga hadir. Kehadiran mereka seperti penegasan: TRK Valves bukan cuma perusahaan biasa, tapi representasi nyata kemampuan manufaktur Indonesia di panggung internasional.
Dan rupanya, pameran ini langsung membuahkan hasil. Menurut Soni, TRK berhasil menjalin kesepakatan strategis dengan mitra potensial dari Qatar dan Oman. Ini jelas jadi langkah besar untuk ekspansi mereka di Timur Tengah, yang sebelumnya sudah dimulai dengan kehadiran di Uni Emirat Arab.
Pada akhirnya, momen LNG 2026 ini lebih dari sekadar pameran. Ini adalah kesempatan untuk menegaskan satu hal: produk bertuliskan 'Made in Indonesia' siap jadi solusi andalan. Terutama di industri yang menuntut presisi tinggi, keandalan tanpa kompromi, dan standar keselamatan paling ketat di dunia.
Artikel Terkait
KPK Deteksi Pergeseran Modus Suap ke Emas, Sita 5,3 Kg Batangan
Send Help Diproyeksikan Pertahankan Puncak Box Office di Tengah Persaingan dan Sorotan Olimpiade
KPK Ungkap Tren Baru Suap Pakai Emas Batangan, Nilai Sitaan Capai Miliaran Rupiah
ESDM Ubah Kuota Impor BBM SPBU Swasta dari Triwulanan ke Semesteran