Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 3 Orang, Israel Klaim Sasaran Penyelundup Senjata Hizbullah
Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi tiga orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan. Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perbatasan antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon.
Korban Jiwa dalam Serangan Terpisah
Dua bersaudara tewas ketika kendaraan mereka diserang di lereng Gunung Hermon, Lebanon tenggara. Kendaraan SUV yang mereka tumpangi dilaporkan terbakar akibat serangan tersebut. Serangan terpisah lainnya di desa Baraashit menewaskan satu orang dan melukai empat orang.
Klaim Militer Israel Tentang Penyelundupan Senjata
Militer Israel mengonfirmasi serangan di dekat kota Shebaa menewaskan dua penyelundup senjata dari Brigade Perlahanan Lebanon yang berafiliasi dengan Hizbullah. Menurut pernyataan resmi IDF, mereka terlibat dalam penyelundupan senjata untuk Hizbullah yang merupakan pelanggaran terhadap kesepahaman antara Israel dan Lebanon.
Uni Eropa Suarakan Keprihatinan
Uni Eropa menyatakan keprihatinan internasional atas eskalasi serangan Israel di Lebanon meskipun gencatan senjata telah berlangsung hampir setahun. Juru bicara Komisi Eropa menekankan pentingnya mempertahankan gencatan senjata dan kemajuan yang telah dicapai.
Posisi Israel Terhadap Operasi Militer
Israel bersikeras berhak melakukan operasi untuk melindungi perbatasan dan warganya dari ancaman. Pemerintah Israel menuduh Lebanon lambat dalam melucuti senjata Hizbullah. Pada Kamis lalu, Israel telah mengumumkan serangkaian serangan di Lebanon selatan dan mendesak warga sipil mengungsi dari daerah sasaran.
Artikel Terkait
Job Hugging Melanda Sektor Publik, Fenomena Bertahan Kerja Tanpa Gairah Ancam Kinerja Birokrasi
Irene Umar Pimpin Panitia Imlek Nasional 2026, Libatkan Lintas Suku dan Agama
Polisi Tangkap Pria Penyamar Peserta Seminar yang Bolak-balik Jarah Hotel Mewah Jakarta
Persib, Borneo, dan Persija Berebut Puncak di Lima Laga Penentu BRI Liga 1