Rumor Ketegangan Putin dan Lavrov Usai Pembatalan Pertemuan dengan Trump
Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan berselisih dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov. Isu ini muncul setelah rencana pertemuan puncak antara Putin dan Presiden AS Donald Trump dibatalkan. Meski demikian, Kremlin secara resmi telah membantah semua rumor dan spekulasi yang beredar.
Penyebab Rumor Perselisihan Putin dan Lavrov
Menurut laporan, Sergei Lavrov disebut kehilangan dukungan dari Vladimir Putin pasca kegagalan rencana pertemuan dengan Donald Trump. Rumor ini semakin kuat dengan beberapa kejadian penting yang menyusul.
Lavrov, yang dikenal sebagai diplomat veteran, sebelumnya telah melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 20 Oktober. Percakapan itu membahas potensi pertemuan Putin-Trump di Budapest, Hungaria, yang diharapkan dapat membicarakan kesepakatan damai untuk Ukraina.
Pernyataan resmi dari kedua negara setelah percakapan tersebut tidak menunjukkan adanya masalah. Namun, situasi berubah secara drastis ketika sehari kemudian Donald Trump menyatakan membatalkan pertemuan karena dirasa "tidak tepat" dan hanya akan "membuang-buang waktu".
Bukti yang Memicu Spekulasi
Spekulasi mengenai ketegangan antara Putin dan Lavrov semakin menguat karena dua hal. Pertama, Lavrov tidak terlihat hadir dalam rapat penting Dewan Keamanan Rusia yang digelar pekan ini.
Kedua, Putin memutuskan untuk mengirim Wakil Kepala Staf Kremlin, bukan Menlu Lavrov, untuk memimpin delegasi Rusia dalam pertemuan G20 di Afrika Selatan. Keputusan ini dianggap tidak biasa dan mengindikasikan adanya ketidakpuasan dari Putin.
Di tengah berbagai spekulasi, Putin sendiri terus menegaskan pentingnya memulihkan hubungan antara Moskow dan Washington. Ia meyakini bahwa hal ini merupakan kepentingan nasional Rusia dan penting bagi keamanan global, mengingat kedua negara adalah pemilik senjata nuklir terbesar di dunia.
Artikel Terkait
KPK Perluas Penyidikan Suap Lahan di PN Depok ke Masa Kepemimpinan Sebelumnya
Borneo FC Kalahkan Bhayangkara FC 2-1, Pacu ke Posisi Dua Klasemen
Wacana Regenerasi NU: Kiai Maruf Amin Disebut Figur Potensial Jelang Muktamar
Prabowo: Islam Indonesia Teladan Damai bagi Dunia