Peringatan Jerman: Rusia Bisa Serang NATO Kapan Saja, Ancaman Besar 2029

- Jumat, 07 November 2025 | 17:50 WIB
Peringatan Jerman: Rusia Bisa Serang NATO Kapan Saja, Ancaman Besar 2029
Peringatan Jerman: Kapasitas Rusia untuk Serangan Terbatas ke NATO

Peringatan Jerman: Rusia Punya Kapasitas untuk Serangan Terbatas ke NATO Kapan Saja

Seorang jenderal militer Jerman mengungkapkan bahwa Rusia memiliki kemampuan untuk melakukan serangan terbatas terhadap wilayah NATO dalam waktu dekat. Pernyataan ini menegaskan tingginya ketegangan geopolitik saat ini.

Letnan Jenderal Alexander Sollfrank, yang memimpin komando operasi gabungan Jerman, menyatakan bahwa kapasitas tempur Rusia memungkinkan mereka untuk bertindak cepat. "Jika Anda melihat kemampuan dan kekuatan tempur Rusia saat ini, Rusia dapat melancarkan serangan skala kecil terhadap wilayah NATO paling cepat besok," ujarnya seperti dilansir Reuters.

Namun, Sollfrank membedakan jenis ancaman ini. Ia menekankan bahwa serangan yang dimaksud bersifat terbatas, bukan invasi besar-besaran. "Skala kecil, cepat, terbatas secara regional, tidak ada serangan besar -- Rusia terlalu terikat di Ukraina untuk itu," jelasnya lebih lanjut.

Ancaman Serangan Skala Besar NATO pada 2029

Selain ancaman jangka pendek, Sollfrank juga mengonfirmasi peringatan lama NATO tentang potensi serangan skala penuh. Menurut analisisnya, Rusia berpotensi melancarkan serangan besar-besaran terhadap aliansi yang kini beranggotakan 32 negara tersebut paling cepat pada tahun 2029, jika modernisasi dan upaya persenjataannya terus berlanjut tanpa hambatan.

Klaim ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang terus-menerus membantah memiliki niat agresif terhadap NATO. Putin berargumen bahwa invasi ke Ukraina pada 2022 adalah tindakan defensif untuk menghadapi ekspansi NATO yang ia anggap mengancam.

Kekuatan Militer Rusia yang Masih Utuh

Dalam wawancara di markasnya di Berlin, Sollfrank mengungkapkan analisis mendalam tentang kondisi militer Rusia. Meskipun mengalami kerugian signifikan dalam konflik di Ukraina, Angkatan Udara Rusia dinilai masih mempertahankan kekuatan tempur yang substansial. Lebih penting lagi, kemampuan strategisnya, termasuk kekuatan nuklir dan sistem rudal, dilaporkan tetap utuh dan tidak terpengaruh oleh perang.

Peringatan dari Jerman ini menyoroti pentingnya kewaspadaan kolektif dan kesiapan militer negara-negara NATO dalam menghadapi dinamika keamanan global yang terus berubah.

Komentar