Bentrokan berdarah terjadi antara dua kelompok warga di Chad, Afrika Tengah, yang dipicu oleh konflik perebutan sumur air. Insiden kekerasan ini menewaskan puluhan orang dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Menurut laporan saluran televisi publik Chad, ONAMA, bentrokan terjadi pada Selasa waktu setempat. Pertempuran melibatkan dua komunitas dari provinsi tetangga, yaitu Bahr-El-Gazel dan Hadjer-Lamis, di bagian barat negara Sahel.
Seorang penasihat senior pemerintah Chad mengkonfirmasi bahwa bentrokan di Chad ini mengakibatkan 33 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Konflik perebutan sumber daya air ini menjadi sorotan media internasional.
Pemerintah Chad telah mengerahkan otoritas keamanan untuk meredakan konflik di Chad. Beberapa menteri, pejabat senior daerah, dan kontingen tentara dikirim ke lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Stasiun KRL Jabodetabek Ramai di Hari Kedua Lebaran, Penumpang Padati Peron
Arus Mudik Lebaran di Tol Cipali Meningkat 48,5 Persen, Dominan Menuju Cirebon
BMKG: Hujan Masih Berpotensi hingga 25 Maret, Waspada Cuaca Ekstrem
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Komitmen Bayar Iuran 1 Miliar Dolar AS untuk Dewan Perdamaian Trump