Identitas 2 Kerangka Manusia Kwitang Terungkap? Polisi Ambil Data DNA Keluarga

- Minggu, 02 November 2025 | 14:35 WIB
Identitas 2 Kerangka Manusia Kwitang Terungkap? Polisi Ambil Data DNA Keluarga
Penyelidikan Kerangka Manusia di Kwitang: Polisi Ambil Data DNA Keluarga - Update Terbaru

Penyelidikan Kerangka Manusia di Kwitang: Polisi Ambil Data DNA Keluarga

Penyelidikan polisi terhadap dua kerangka manusia di Kwitang, Jakarta Pusat yang ditemukan akhir Agustus lalu terus berlanjut. Untuk keperluan identifikasi, pihak keluarga dari dua orang yang dilaporkan hilang kepada Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) telah melakukan pengambilan sampel data DNA.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengonfirmasi bahwa proses pengambilan data DNA sebagai pembanding telah dilaksanakan. "Keluarga dari yang dilaporkan hilang oleh Kontras sudah ambil data DNA pembanding di RS Kramat Jati dan Labfor Polri," ujarnya pada Minggu (2/11/2025).

Proses pengambilan data DNA tersebut berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada hari Kamis (30/10) dan Jumat (31/10).

Dua orang yang dimaksud dan hingga kini belum ditemukan adalah M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo. Menurut laporan KontraS, kedua orang tersebut terakhir kali terlihat di kawasan Kwitang, yang menjadi salah satu episentrum kerusuhan pada 29 Agustus lalu.

Kronologi Penemuan Kerangka di Gedung Kwitang

Penemuan dua kerangka manusia ini bermula ketika sejumlah pekerja akan melakukan renovasi di sebuah gedung di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, yang sebelumnya pernah mengalami kebakaran. Mereka dikejutkan dengan penemuan dua kerangka tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan kondisi temuan itu. "Polres Metro Jakarta Pusat saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar yang sudah tidak dikenali bentuknya di kantor administrasi lantai 2 gedung ACC, Kwitang, Senen," jelasnya pada Jumat (31/10).

Kerangka ditemukan pada Kamis (30/10) dalam keadaan tertimbun plafon. Gedung tempat kerangka ditemukan ini memang pernah terbakar selama kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus lalu, yang menambah kompleksitas penyelidikan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar