Trump Bantah Rencana Serangan Militer AS ke Venezuela, Ini Fakta Lengkapnya

- Sabtu, 01 November 2025 | 10:45 WIB
Trump Bantah Rencana Serangan Militer AS ke Venezuela, Ini Fakta Lengkapnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah rencana serangan militer terhadap Venezuela. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Trump menanggapi kekhawatiran Venezuela mengenai peningkatan kekuatan militer AS di wilayah Karibia yang dinilai bertujuan untuk menggulingkan rezim pemerintahannya.

Berdasarkan laporan AFP, Amerika Serikat telah mengerahkan delapan kapal Angkatan Laut dan pesawat tempur siluman canggih F-35 ke Puerto Riko. Sebuah gugus tugas tempur kapal induk AS juga dilaporkan sedang menuju wilayah tersebut, meskipun Washington menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk mengendalikan perdagangan narkoba ilegal.

Ketika ditanya wartawan mengenai laporan media tentang pertimbangan serangan ke Venezuela, Trump dengan tegas menjawab "Tidak" di dalam pesawat kepresidenan Air Force One.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga membantah kabar tersebut dengan menyebut artikel Miami Herald yang memberitakan kesiapan pasukan AS menyerang Venezuela sebagai berita palsu. Rubio menegaskan bahwa sumber informasi yang dikutip media telah menyesatkan publik.

Operasi militer AS di wilayah tersebut sebenarnya telah dimulai sejak September lalu dengan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga melakukan penyelundupan narkoba. Data menunjukkan operasi ini telah menewaskan sedikitnya 62 orang dan menghancurkan 14 kapal serta satu kapal semi-selam.

Pemerintahan Trump menyatakan kapal-kapal kecil penyelundup narkoba sebagai ancaman keamanan nasional, meskipun para ahli mengkritik operasi militer ini sebagai tindakan pembunuhan di luar hukum meski menargetkan pengedar narkoba.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar