PBB Kutuk Serangan Israel di Gaza, Sebut Korban Tewas Mencapai 100 Jiwa
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatiran mendalam atas eskalasi kekerasan terbaru di Gaza. Serangan militer Israel dilaporkan menewaskan lebih dari 100 warga Palestina dalam satu malam, yang disebut sebagai serangan paling mematikan sejak periode gencatan senjata.
Serangan Mengerikan di Gaza Menurut Laporan PBB
Kepala Badan Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, mengutuk keras serangan udara Israel yang menargetkan lokasi-lokasi sipil. Dalam pernyataan resminya, Turk menyebut laporan serangan terhadap sekolah, permukiman penduduk, dan tenda pengungsi internal sebagai hal yang "sungguh mengerikan".
Penyebab Eskalasi Kekerasan Terbaru
Gelombang serangan ini dilancarkan Israel sebagai respons atas tewasnya seorang tentara mereka. Menurut laporan AFP, Israel mengaku menyerang puluhan target yang dikaitkan dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza.
PBB Desak Penghormatan Hukum Humaniter Internasional
PBB menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil menurut hukum perang. Volker Turk menekankan bahwa Israel harus mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional dan akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap pelanggaran yang terjadi.
Seruan Perdamaian dari PBB
Organisasi dunia ini mendesak semua pihak yang bertikai untuk tidak melepaskan momentum perdamaian. PBB mengingatkan bahwa solusi damai harus tetap menjadi prioritas utama dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina yang berlarut-larut.
Artikel Terkait
Puspom TNI Selidiki Ada atau Tidaknya Perintah di Balik Penyerangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Anggota DPR: Arus Mudik Lebaran Pacu Perputaran Uang Ratusan Triliun ke Daerah
Jadwal Buka Puasa di Jakarta dan Kepulauan Seribu Rabu 18 Maret 2026 Pukul 18.08
TNI Umumkan Empat Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Tiga Berpangkat Perwira