Megawati Lantik Pinka Haprani Pimpin Taruna Merah Putih

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Megawati Lantik Pinka Haprani Pimpin Taruna Merah Putih

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melantik jajaran pimpinan organisasi sayap dan badan partai di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026). Dalam acara tersebut, Megawati mengambil sumpah Diah Pikatan Orissa Putri Haprani, atau akrab disapa Pinka Haprani, sebagai Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP). Selain itu, Nasyirul Falah Amru resmi menjabat Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) dan Andi Widjajanto dipercaya memimpin Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP untuk masa bakti 2025-2030.

Megawati tiba di ruang acara didampingi Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani. Puan tampak menggandeng Megawati sambil menyapa para peserta yang hadir. Sebelum prosesi pengambilan sumpah, Megawati sempat memastikan komitmen para pimpinan yang akan dilantik. "Sebelum mengucapkan janji jabatan, saya mau menanyakan dulu. Ini betul-betul bersiap atau tidak?" tanyanya. "Betul?" lanjut Megawati, yang langsung dijawab serentak oleh peserta.

Pinka Haprani dipercaya memimpin TMP karena latar belakangnya sebagai generasi muda yang lantang menyuarakan aspirasi rakyat. Dalam kepengurusan TMP yang baru, turut hadir nama-nama seperti Patria Ginting, mantan Ketua BEM UI Melki Sedek, dan jurnalis Pangeran Siahaan.

Setelah pelantikan TMP, acara berlanjut dengan pengambilan sumpah Nasyirul Falah Amru beserta jajaran pengurus Bamusi. "Telah selesai dan dengan demikian maka saudara-saudara sekalian telah menjadi anggota yang namanya DPP Baitul Muslimin Indonesia atau Bamusi. Dan saya berharap bekerjalah dengan keras," kata Megawati dalam sambutannya.

Berikutnya, Megawati memimpin pengambilan sumpah Andi Widjajanto bersama jajaran pengurus BARAK Pusat PDIP. Dalam kesempatan itu, Megawati menekankan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. "Seringkali orang berpikir kalau partai itu tidak memerlukan riset-riset. Padahal menurut saya, partai itu merupakan sebuah gerakan, riset itu adalah untuk sains," ujarnya.

Megawati juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademisi. Ia meminta badan riset partai untuk ikut membedah persoalan tersebut sekaligus mencari akar masalah dan solusinya. "Beberapa hari ini saya membaca di koran bahwa justru yang namanya orang-orang pintar kita itu tidak mempunyai pekerjaan sampai jumlahnya sedih sendiri melihat berita, katanya 1 juta. Ini saya sedang suruh untuk membedah sebetulnya apa alasannya tidak bisa kerja dan mengapa terjadi seperti itu," kata Megawati.

Dalam arahannya, Megawati mengingatkan seluruh kader untuk bekerja keras dan menjaga jati diri. Ia menegaskan bahwa sumber kekuatan PDIP adalah rakyat. "Saya ingin menitipkan satu pesan yang sangat penting kepada seluruh kader dan seluruh Sayap dan Badan Partai: Setialah pada sumbermu. Dan sumber kekuatan kita adalah rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Dengarkan suara rakyat. Rasakan denyut kehidupan rakyat," pesannya. "Hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Berdiri bersama rakyat ketika rakyat membutuhkan pembelaan. Sebab, Partai yang kehilangan hubungan dengan rakyat, pada hakikatnya telah kehilangan sumber kekuatannya sendiri," tambahnya.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal partai. Ia ingin memastikan partai aktif dan bekerja bersama masyarakat. "Organisasi sayap dan badan partai agar fokus mendampingi dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan sehari-hari masyarakat serta menyelaraskan gerak langkahnya dengan struktur partai," kata Hasto.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags