Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Andes, Peru, Sabtu (18/7) malam. Bencana itu menewaskan lima orang dan melukai 21 lainnya, menurut otoritas setempat.
Pusat gempa berada di kedalaman 24 kilometer, sekitar 300 kilometer timur Lima, dekat kota Chongos Bajo. Kedalaman dangkal dan banyaknya rumah yang terbuat dari bahan ringan seperti tanah liat dan quincha campuran kayu, rotan, dan lumpur menyebabkan kerusakan parah di sejumlah kota.
"Empat puluh delapan rumah hancur dan 300 orang kehilangan tempat tinggal," ujar Jenderal Luis Vasquez, direktur Institut Pertahanan Sipil Nasional.
Peru terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, jalur aktivitas seismik tinggi yang membentang dari Jepang hingga Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik. Para seismolog mencatat setidaknya 400 gempa bumi terjadi di Peru setiap tahun, tiga perempat di antaranya sangat lemah sehingga tidak terasa.