Dekranasda Malut Dorong Inovasi Batu Bacan Jadi Aksesori Modern

- Jumat, 10 Juli 2026 | 20:00 WIB
Dekranasda Malut Dorong Inovasi Batu Bacan Jadi Aksesori Modern

Citra batu bacan khas Maluku Utara yang selama ini identik dengan perhiasan cincin konvensional bakal segera berubah. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku Utara kini tengah menggenjot para pengrajin lokal untuk menyulap batu mulia tersebut menjadi beragam aksesori modern, mulai dari bros hingga pernak-pernik fashion kekinian.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Maluku Utara Rusni Sarbin saat mengunjungi stan pameran Provinsi Maluku Utara usai pembukaan HUT ke-46 Dekranasda di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Menurutnya, pembinaan dan pelatihan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk UMKM.

"Saya beroptimis (produk kerajinan) Maluku Utara juga bisa (bersaing). Tinggal kita butuh step by step untuk melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM," ujar Rusni Sarbin, Jumat (10/7/2026).

Rusni menyatakan bahwa pengembangan produk UMKM di Malut tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, Dekranasda menggandeng Bank Indonesia (BI) dan sejumlah mitra lain untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembinaan bagi pelaku UMKM.

"Tentunya kami Dekranasda Provinsi Maluku Utara tidak bekerja sendiri, tapi bermitra. Kami bermitra dengan Bank Indonesia, yang melalui Bank Indonesia tersebut insyaallah program-program (untuk mendorong UMKM) lewat strategi yang kita inginkan itu insyaallah (tercapai)," terangnya.

Rusni berharap produk-produk khas Maluku Utara semakin dikenal luas dan mampu bersaing di tingkat nasional. Salah satu inovasi yang didorong yakni pengembangan batu bacan menjadi berbagai produk aksesori, tidak hanya terbatas pada cincin.

"Seperti contoh, batu bacan. Ke depan harapan saya lewat para pengrajinnya, mungkin dapat men-design lagi yang bukan hanya sekadar cincin, tetapi mungkin lewat pernak-pernik lainnya, seperti aksesoris bros dan lainnya sebagainya yang bisa untuk berkembang sama halnya dengan provinsi lain sebagai inovasi," bebernya.

Lebih lanjut, istri wakil gubernur Malut tersebut juga mengajak seluruh pelaku UMKM di daerahnya untuk terus berkarya dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Menurutnya, karya yang dihasilkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga turut mengangkat potensi daerah.

"Kepada para pelaku UMKM yang hadir di sini maupun yang ada di Maluku Utara saat ini, jangan pernah berhenti berkarya karena dengan karya-karya kalian akan menghasilkan sesuatu yang nyata, tentunya bagi diri sendiri maupun keluarga besar Maluku Utara," pesannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags