Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat seluruh provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada Juni 2026. Inflasi tertinggi terjadi di Maluku Utara sebesar 2,45 persen secara month to month (mtom), sementara inflasi terendah tercatat di Kalimantan Tengah dan Sumatra Utara, masing-masing 0,23 persen.
“Adapun inflasi tertinggi ini terjadi di Maluku Utara yaitu sebesar 2,45 persen. Sedangkan inflasi terendah ini ada dua provinsi yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,23 persen,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).
Secara mtom, inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kepulauan Riau (0,60 persen), di Jawa di DKI Jakarta dan Banten (0,41 persen), di Kalimantan di Kalimantan Timur (0,70 persen), di Bali-Nusa di Bali (0,71 persen), di Sulawesi di Sulawesi Utara (2,12 persen), serta di Maluku-Papua di Maluku Utara (2,45 persen). Menariknya, Sulawesi Selatan menjadi satu-satunya provinsi yang mengalami deflasi bulanan, yakni sebesar 0,36 persen.
Secara tahunan (year-on-year/yoy), seluruh 38 provinsi juga mencatat inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan sebesar 7,84 persen, diikuti Papua Barat 6,99 persen dan Aceh 5,84 persen. Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di Sulawesi Barat sebesar 2,29 persen, disusul Lampung 2,46 persen dan DKI Jakarta 2,78 persen.
Berdasarkan wilayah, inflasi tahunan tertinggi di Sumatera terjadi di Aceh (5,84 persen), di Jawa di Jawa Timur (3,36 persen), di Kalimantan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (masing-masing 4,47 persen), di Bali-Nusa di Nusa Tenggara Timur (3,56 persen), di Sulawesi di Gorontalo (4,77 persen), serta di Maluku-Papua di Papua Pegunungan (7,84 persen).
Artikel Terkait
Desil dalam DTSEN: Pemeringkatan Relatif, Bukan Ukuran Mutlak Kesejahteraan
Polda Maluku Utara Amankan 16 Senpi Ilegal yang Diduga Hendak Dijual ke KKB Papua
Pemprov Maluku Utara Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di NTT
Pemprov Maluku Utara Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana NTT