Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat dua pejabat federal yang memimpin Komisi Bantuan Pemilu (EAC), lembaga bipartisan yang bertugas menjaga akurasi dan keamanan pemungutan suara. Pemecatan ini terjadi kurang dari empat bulan sebelum pemilu sela November mendatang.
Dua komisioner yang diberhentikan pada Kamis (9/7) waktu setempat merupakan kader Partai Demokrat. Mereka menerima pemberitahuan melalui email dari seorang pejabat Gedung Putih. "Atas nama Presiden Donald J Trump, saya menulis email ini untuk memberitahukan bahwa jabatan Anda sebagai Komisioner Komisi Bantuan Pemilu telah diakhiri, berlaku segera," demikian bunyi email tersebut seperti dilaporkan CNN.
EAC biasanya dipimpin oleh empat komisioner. Dua kursi yang sebelumnya diisi oleh kader Partai Republik telah kosong setelah pengunduran diri awal tahun ini. Dengan pemecatan dua komisioner Demokrat, EAC kini kehilangan seluruh anggotanya.
Partai Demokrat mengecam langkah Trump. Sekretaris Negara Bagian Arizona, Adrian Fontes, menyebut tindakan itu "tidak bertanggung jawab dan berbahaya". Dalam siaran pers, ia menambahkan, "Pemerintahan ini tetap bersikeras menimbulkan kekacauan bagi para pejabat pemilu kita di seluruh wilayah negara ini."
Artikel Terkait
Israel Beri AS Informasi Intelijen Soal Rencana Iran Bunuh Trump
Bandara Palm Beach Resmi Berganti Nama Menjadi Bandara Donald Trump
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir, Trump Kembali Ancam Teheran
Trump Bantah Transit di Inggris Terkait Ancaman, Iran Peringatkan Konsekuensi Serangan