Bandara Internasional Palm Beach di Florida resmi berganti nama menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump pada Kamis (9/7) waktu setempat. Perubahan ini menjadi yang terbaru dalam serangkaian institusi, bangunan, program pemerintah, kapal perang, dan uang yang menggunakan nama presiden AS tersebut.
Otoritas penerbangan federal Amerika Serikat, FAA, telah mengesahkan perubahan nama tersebut dan berlaku mulai Kamis. Keputusan ini diambil setelah Gubernur Florida Ron DeSantis menandatangani undang-undang pada Maret lalu yang memerintahkan penggantian nama bandara yang telah berlaku selama lebih dari setengah abad itu.
Penggantian nama ini menjadi isyarat penting atas dukungan terhadap Trump di Florida, negara bagian tempat tinggalnya yang juga memiliki resor mewah Mar-a-Lago. "Saya rasa tidak ada orang yang lebih identik dengan Palm Beach selain Donald Trump, mungkin di seluruh Florida," kata Eric Trump, putra presiden, dalam wawancara dengan Fox News.
Sejak menjabat untuk masa jabatan kedua di Gedung Putih tahun lalu, nama Trump telah diabadikan pada rencana kapal perang Angkatan Laut, program visa untuk warga asing kaya, situs web obat resep yang dikelola pemerintah, dan rekening tabungan federal untuk anak-anak. Ia juga telah mengejar perubahan besar di Washington. Meskipun nama Trump ditambahkan ke gedung Institut Perdamaian Amerika Serikat, pengadilan telah menolak upaya untuk menempelkan namanya ke Pusat Seni Pertunjukan John F. Kennedy.
Artikel Terkait
Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Sanksi AS ke Iran dan Gangguan Pasokan
Harga Minyak Mentah Melonjak Akibat Ancaman Ekonomi AS terhadap Iran
Trump Klaim Korut Punya 57 Nuklir, Korsel Bantah
Iran Kecam Sanksi Ekonomi AS, Sebut sebagai Terorisme Ekonomi dan Pengalihan Isu