Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan proyek restorasi Candi Prambanan yang akan berlangsung selama satu dekade. Peresmian dilakukan setelah keduanya meninjau kompleks candi di Sleman, Rabu (7/6/2026).
Dalam seremoni tersebut, Prabowo dan Modi secara simbolis membuka plakat bertuliskan 'Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation'. Proyek ini dijadwalkan berjalan dari 2026 hingga 2036 dengan fokus pemugaran lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua yang sebagian besar masih berupa reruntuhan.
Restorasi akan menggunakan teknologi modern seperti survei LiDAR, rekonstruksi digital berbasis kecerdasan buatan, dokumentasi digital, dan metode anastilosis. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan konservasi fisik, dokumentasi ilmiah, peningkatan pengelolaan situs, penguatan kerja sama budaya, serta transfer keahlian antar-arkeolog kedua negara.
Candi Prambanan dibangun pada tahun 856 M oleh Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi. Kompleks yang memiliki 240 bangunan candi ini telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak 1991, dengan tiga candi utama mengusung konsep Trimurti dan arsitektur berbasis Vastu Shastra.
Artikel Terkait
Prabowo Ceritakan Kisah Ramayana di Candi Prambanan ke PM India Narendra Modi
Prabowo dan PM Modi Tinjau Candi Prambanan dari Helikopter
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan
Prabowo dan PM Modi Resmikan Proyek Restorasi Candi Prambanan