Dubes RI Tak Masuk ke Tempat Persemayaman Khamenei, Menlu Beri Penjelasan

- Senin, 06 Juli 2026 | 19:15 WIB
Dubes RI Tak Masuk ke Tempat Persemayaman Khamenei, Menlu Beri Penjelasan

Menteri Luar Negeri Sugiono angkat bicara soal momen Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, yang tak masuk ke dalam Grand Mosalla Teheran saat prosesi penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia tidak mengirim utusan khusus karena sejumlah pertimbangan teknis.

"Jadi kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut. Dan pada saat itu, kita juga sudah mengatakan bahwa yang mewakili Pemerintah Indonesia adalah duta besar Indonesia yang ada di Iran," kata Sugiono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (7/6/2026).

Ia menambahkan, pada saat bersamaan Indonesia tengah melakukan persiapan kunjungan kenegaraan dan sejumlah pejabat kunci memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk berangkat ke Iran. Namun, pada 2 Juli, pemerintah mendapat informasi bahwa Iran hanya memberikan akses kepada pejabat setingkat di atas duta besar.

"Kemudian kita mendapatkan konfirmasi bahwa pihak Iran hanya akan memberi akses kepada pejabat di atas dubes, pada tanggal 2 kalau saya tidak salah. Jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti," ujarnya.

Meski demikian, Sugiono mengatakan pihaknya telah berkoordinasi untuk menghadiri prosesi pemakaman yang dijadwalkan pada 9 Juli mendatang. Ia masih menunggu konfirmasi waktu dan tempat dari pemerintah Iran.

"Kita berencana akan hadir. Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran," lanjut Sugiono.

Rencananya, Sugiono akan berangkat bersama Ketua MPR Ahmad Muzani. "Rencananya yang akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bersama dengan Ketua MPR RI," pungkasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags