Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Sabtu (4/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya MPR RI memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kalangan pelajar.
Dalam sambutannya, Abraham menjelaskan pelaksanaan LCC Empat Pilar merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 dan Tata Tertib MPR RI yang menugaskan Badan Sosialisasi MPR RI memasyarakatkan Empat Pilar kepada masyarakat, termasuk generasi muda.
"Pendekatan melalui kompetisi dinilai efektif menjangkau pelajar. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, penyampaian materi kebangsaan melalui lomba lebih mudah diterima oleh generasi muda dibandingkan metode sosialisasi konvensional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).
Abraham mengatakan generasi muda bukan sekadar penerus, melainkan pemilik masa depan bangsa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, sekitar 110 juta penduduk Indonesia atau 38,9 persen berada pada rentang usia 15 hingga 40 tahun. Menurutnya, bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 berada di tangan generasi muda saat ini.
Karena itu, para peserta diharapkan menjadikan LCC Empat Pilar bukan hanya sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga mempererat persaudaraan, memperluas wawasan kebangsaan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air. Abraham juga mendorong generasi muda memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan nilai-nilai Empat Pilar kepada kalangan sebaya serta berharap pemerintah memberikan apresiasi kepada para juara melalui beasiswa maupun bentuk penghargaan lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Bina Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali I Made Arbawa mengapresiasi penyelenggaraan LCC Empat Pilar yang dinilai menjadi ruang edukasi kebangsaan bagi pelajar di tengah tantangan era digital dan globalisasi. Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi penting agar generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kecintaan terhadap bangsa.
LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali diikuti sembilan SMA, SMK, dan sederajat dari berbagai kabupaten dan kota. Setelah melalui tiga babak penyisihan dan satu babak final, SMKN 1 Amlapura berhasil meraih juara pertama dengan nilai 145, disusul SMAN 1 Negara di posisi kedua dengan 90 poin dan SMAN 1 Kuta Utara di peringkat ketiga dengan 80 poin. Atas hasil tersebut, SMKN 1 Amlapura berhak mewakili Provinsi Bali pada Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta.
Anggota tim SMKN 1 Amlapura, Ni Putu Restiasi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan intensif sejak April. Sementara itu, guru pendamping I Gede Subrata menyebut persiapan menuju tingkat nasional akan difokuskan pada pendalaman substansi materi agar para siswa mampu memahami makna setiap materi, bukan sekadar menghafal pasal atau peraturan.
"Kami ingin anak-anak memahami makna dari setiap materi sehingga mampu menjawab berbagai variasi soal yang diberikan. Kami berharap dapat memberikan hasil terbaik bagi sekolah dan mengharumkan nama Bali di tingkat nasional," pungkasnya.
Artikel Terkait
Usai Viral Marah-marah di Gym, Nyimas Laula Tantang Netizen Rasakan Langsung Situasi Latihan Angkat Besi
Bali Jadi Pusat Latihan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Malam Penghargaan detikBali-Nusra Awards 2026, 26 Penerima Raih Anugerah
Menkop Ferry Juliantono Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Kerakyatan