Kemacetan di sekitar Stasiun Grogol, Jalan Prof. Dr. Latumenten, Jakarta Barat, menjadi pemandangan sehari-hari yang meresahkan warga. Mereka menaruh harapan besar pada proyek flyover yang tengah dibangun untuk mengurai kepadatan yang kerap berlangsung hingga tengah malam.
Hotman, seorang pengemudi ojek online, mengungkapkan bahwa kemacetan di jalan tersebut sudah menjadi rutinitas. Ia bercanda bahwa jalan itu hanya lengang setelah lewat pukul satu malam. "Kalau nggak macet malem doang, jam satu malem," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek Flyover Latumenten, Sabtu (4/7/2026).
Para penumpang pun sudah maklum jika turun dari Stasiun Grogol dan melanjutkan perjalanan, mereka tidak bisa terburu-buru. "Konsumen itu udah tahu. Emang udah tahu, pasti arah sana macet. Jadi dia nggak bisa pengen buru-buru nih, nggak bisa, dia udah tahu, udah paham," kata Hotman.
Ia berharap flyover yang sedang dibangun bisa mengatasi kemacetan. "Siapa tahu ada proyek ini jadi nggak terlalu macet lagi," ujarnya.
Pengemudi ojol lainnya, Adit (35), mengaku merasakan kemacetan di Latumenten hingga pukul 23.00 WIB. Ia mangkal di daerah itu dan setiap hari mengambil empat hingga lima orderan. "Kalau udah pagi ya kayak begini. Sampai malam, sampai jam sebelas aja masih macet. Emang dia mah posisinya nggak ada pembangunan juga emang udah macet," katanya.
Adit pun berharap proyek itu rampung sesuai target, yaitu Desember 2026. "Semoga bisa mengurangi macet sih nanti, semoga kelarnya ya sesuai yang diomongin Pak Gub. Desember tahun ini kalau nggak salah," ujarnya. "Kalau lihat dari pembangunan kayaknya akhir tahun, nggak mungkin tahun depan," lanjutnya.
Target Rampung 15 Desember
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan Flyover Latumenten selesai pada 15 Desember 2026. Kehadiran flyover ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh kendaraan hingga 10-15 menit karena tidak lagi terhambat perlintasan sebidang kereta api.
"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Di sini kalau pagi, siang, sore kemacetannya tinggi sekali. Maka ketika saya mendapatkan usulan agar flyover ini segera dikerjakan, saya sampaikan ini menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan di daerah Grogol, Pluit, Slipi, dan sebagainya," kata Pramono saat meninjau proyek, Kamis (2/7/2026).
"Sekarang progresnya sudah 55,2 persen, budget-nya Rp 259 miliar. Ini salah satu proyek prioritas Pemerintah DKI Jakarta yang saya harapkan bisa selesai tanggal 15 Desember 2026," lanjutnya.
Setelah flyover beroperasi, perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut akan ditutup sehingga kendaraan tidak lagi melintas di bawah rel. Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan sekaligus mencegah kecelakaan di perlintasan kereta. "Saya berharap penyelesaian Flyover Latumenten ini tepat waktu dan mudah-mudahan membuat konektivitas transportasi Jakarta menjadi lebih baik," ucap Pramono.
Artikel Terkait
Pramono Anung Puji Penataan Kali Grogol, Jadi Contoh Pengendalian Banjir
Mobilitas 4 Juta Komuter Jadi Biang Kemacetan Jakarta
Pramono Targetkan Penataan Kali Grogol Rampung Tahun Ini
Progres Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Pramono Targetkan Rampung Akhir 2026