Operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) resmi berakhir. Sebanyak 9.270 jemaah telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan ibadah haji. Keberhasilan penyelenggaraan berbasis hotel di bandara ini dinilai potensial untuk dikembangkan, termasuk penambahan kapasitas pada musim haji mendatang.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) DIY, Silvia Rosetti, menyatakan harapannya agar kuota jemaah haji yang diberangkatkan melalui YIA bisa ditambah. "Harapan kami ya bisa nambah. Supaya yang di Plat R itu lebih dekat di sini," ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Data Embarkasi YIA mencatat total kuota 2026 sebanyak 9.320 calon jemaah haji. Dari jumlah tersebut, 9.288 jemaah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci, dan 9.270 orang telah kembali ke Indonesia pada fase akhir pemulangan. Selama proses tersebut, tercatat 17 jemaah haji wafat, dengan rincian 15 orang meninggal di Arab Saudi dan dua lainnya saat perjalanan menuju Bandara YIA. Satu jemaah masih menjalani perawatan medis di Madinah dan belum pulang bersama kloter terakhir.
Silvia mengatakan, Kemenhaj DIY bersama pemerintah daerah siap apabila ada tambahan kuota dari pemerintah pusat. Potensi perluasan kuota disebut berasal dari kawasan Jawa Tengah, khususnya Karesidenan Banyumas yang meliputi Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga. Wilayah itu dinilai lebih dekat ke YIA dibandingkan Embarkasi Donohudan di Kabupaten Boyolali, sehingga dapat meningkatkan efisiensi perjalanan jemaah. "Kami insyaallah kalau ada tambahan siap mempersiapkan semuanya," ungkap Silvia.
Artikel Terkait
Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Banjarmasin Tiba di Tanah Air
73 Jemaah Haji Cianjur Kembali dalam Kondisi Sehat, Pemkap Siap Gelar Penyambutan di 2027
359 Jemaah Haji Kloter 16 Debarkasi Banjarmasin Tiba di Tanah Air