Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden melontarkan kritik keras terhadap penggantinya, Donald Trump, dalam pidato penggalangan dana untuk Partai Demokrat di Maryland, Sabtu (27/6) malam. Biden menyebut Trump sebagai sosok pecundang yang korup dan narsis.
Kritikan tajam itu disampaikan sekitar dua tahun setelah keduanya terlibat perdebatan sengit dalam debat capres AS untuk pemilu 2024, yang berakhir dengan mundurnya Biden dari pencapresan. Dalam pidato berdurasi 10 menit itu, Biden menggambarkan Trump sebagai pemimpin yang angkuh dan korup.
"Bukan hanya proyek-proyek untuk memuaskan egonya, seperti merobohkan Sayap Timur Gedung Putih demi membangun ballroom, mencantumkan namanya di Kennedy Center, membangun gapura untuk menghormati dirinya sendiri, bahkan mempekerjakan tukang kolam renang pribadinya untuk memperbaiki kolam refleksi. Wah! Benar-benar pecundang," kata Biden di hadapan hadirin di sebuah kasino di Maryland.
Biden menyampaikan salah satu kritikan paling tajam yang pernah dia lontarkan terhadap Trump sejak tidak lagi menjabat. "Kolam refleksi itu mencerminkan sesuatu yang jauh lebih buruk daripada narsisme dan inkompetensi yang menjadi inti pemerintahan ini," ujarnya. "Yaitu korupsi, korupsi yang dilakukan secara terang-terangan dan tanpa rasa malu. Korupsi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pemerintahan Amerika."
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 809 Miliar
Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 82,4%
Puan Ingatkan Jokowi Jaga Kondusivitas di Tengah Safari Politik
Berkas Tersangka Pembunuh Anak Politisi PKS Cilegon Dinyatakan Lengkap