Begal Minimarket di Serang Nyaris Tewas Diamuk Massa, Empat Pelaku Buron

- Selasa, 30 Juni 2026 | 01:45 WIB
Begal Minimarket di Serang Nyaris Tewas Diamuk Massa, Empat Pelaku Buron

Seorang pria berinisial KA (39) nyaris menjadi korban amuk massa setelah diduga hendak membobol sebuah minimarket di Kampung Laes, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Cikande saat massa sudah mulai bertindak anarkis.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. KA tidak sendirian saat beraksi; ia bersama empat rekannya yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Para pelaku berusaha masuk ke dalam toko dengan membobol tembok samping bagian gudang menggunakan pahat, obeng, dan linggis. Mereka telah merencanakan aksi tersebut saat situasi di sekitar lokasi dalam kondisi sepi.

Namun, aksi mereka gagal setelah suara ketukan pahat dan linggis terdengar oleh sejumlah warga yang sedang berbincang di teras rumah tepat di samping bangunan minimarket. Merasa curiga, warga mendatangi sumber suara untuk memastikan apa yang terjadi.

Setibanya di lokasi, warga mendapati beberapa pria tak dikenal sedang membongkar tembok minimarket. Begitu mengetahui aksinya dipergoki, para pelaku berusaha melarikan diri.

"Warga kemudian berteriak 'maling' sehingga mengundang warga lainnya keluar rumah untuk melakukan pengejaran," kata Kapolsek Cikande Kompol Fredo Leonard Sianturi.

Kejar-kejaran terjadi hingga ke area persawahan. Warga akhirnya berhasil menangkap KA, sementara empat pelaku lainnya meloloskan diri. Emosi warga yang memuncak membuat KA menjadi sasaran amukan massa.

Fredo menyebut anggota Polsek Cikande bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. "Begitu menerima laporan dari warga, anggota langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan massa. Prioritas kami saat itu adalah menyelamatkan pelaku sekaligus mengendalikan situasi agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujar Fredo.

Karena mengalami luka cukup parah akibat dihajar massa, pelaku kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah kondisinya memungkinkan, pelaku diamankan ke Mapolsek Cikande guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek mengatakan pihaknya belum dapat menggali keterangan secara maksimal lantaran kondisi kesehatan pelaku masih dalam pemulihan. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain. "Kondisi pelaku masih dalam perawatan sehingga pemeriksaan belum bisa dilakukan secara maksimal. Namun, kami sudah mengantongi identitas empat pelaku lainnya dan saat ini masih dalam pengejaran," pungkas Fredo.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags