Kecelakaan Maut di Bekasi, Istri Korban Ojol Menangis Histeris: Suami Jarang Pulang Demi Anak

- Selasa, 30 Juni 2026 | 02:30 WIB
Kecelakaan Maut di Bekasi, Istri Korban Ojol Menangis Histeris: Suami Jarang Pulang Demi Anak

Kecelakaan maut di Simpang Unisma, Bekasi Timur, merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) pada Senin (29/6/2026). Korban saat ini disemayamkan di kamar jenazah RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mendatangi kamar jenazah dan bertemu dengan istri korban yang menangis histeris. Sang istri mengaku ditinggalkan anak-anak yang masih kecil dan menyebut suaminya sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap keluarga.

"Dia tanggung jawab sama keluarga dengan ngojek pak," ujar istri korban sambil terisak.

Ia menambahkan, suaminya kerap tidak pulang ke rumah demi menghidupi keluarga dan memperjuangkan masa depan anak-anak. "Dari pagi sampai malam buat anak sekolah, bapaknya ngojek sampai enggak pulang pak, itu bapaknya jarang pulang," tandasnya.

Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menjelaskan bahwa korban merupakan warga Jakarta yang tinggal di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pemerintah akan menanggung seluruh biaya rumah sakit dan memberikan santunan duka. "Bagi kami tidak ada pembatasan soal KTP. Kami akan mengurus semaksimal mungkin. Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum," ujar Bobihoe.

Ia menambahkan, total korban kecelakaan maut ini berjumlah tujuh orang, dengan rincian satu meninggal dunia dan enam luka-luka. Korban luka-luka saat ini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi. "Totalnya tujuh orang, terdiri dari satu korban meninggal dunia dan enam korban luka-luka," pungkasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags