Chief Operating Officer (COO) Danantara Asset Management, Dony Oskaria, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (29/6/2026). Ia meminta lembaga antirasuah itu ikut mengawasi proyek hilirisasi yang tengah dijalankan perusahaannya.
Pertemuan berlangsung di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan. Dony yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola BUMN itu menyebut pengawasan diperlukan agar proyek strategis tersebut bebas dari praktik korupsi.
"Untuk mendampingi kami di dalam berbagai macam proyek khususnya proyek hilirisasi yang sekarang sedang kita lakukan. Kita tidak ingin juga nanti proyek-proyek ini punya potensi untuk terjadinya korupsi di dalam apa namanya pekerjaannya," ujar Dony usai pertemuan.
Dalam kesempatan itu, Dony mengaku mendapat sejumlah masukan untuk memitigasi potensi korupsi di lingkungan BUMN. Salah satu yang dibahas adalah sistem pelaporan atau whistleblower system BUMN yang terintegrasi dengan KPK.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Penyekapan 21 Hari Tiga Karyawan Percetakan di Senen
IEEFA: Pemadaman Listrik Jadi Alarm Percepatan PLTS Atap
Komisi I DPR Selesaikan Uji Kelayakan 19 Calon Anggota KIP, Tujuh Nama Ditetapkan Besok
Empat Pelajar Tersesat di Bukit Maras Berhasil Dievakuasi