Blind spot atau titik buta menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Area yang tidak dapat dipantau langsung oleh pengemudi ini membuat objek di sekitar kendaraan berpotensi tidak terlihat saat mobil bermanuver atau berpindah jalur.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, Mitsubishi membekali sejumlah model terbarunya dengan fitur Blind Spot Warning with Lane Change Assist (BSW-LCA). Teknologi ini menjadi bagian dari sistem keselamatan Diamond Sense yang tersedia pada Pajero Sport, Triton, dan Xforce.
BSW-LCA berfungsi mendeteksi kendaraan lain yang berada di area blind spot. Ketika sistem mendeteksi kendaraan di sisi kanan atau kiri mobil, pengemudi akan mendapatkan peringatan melalui indikator pada kaca spion dan digital driver display sehingga dapat lebih waspada sebelum berpindah jalur.
Cara mengaktifkan Blind Spot Warning
Agar fitur bekerja dengan baik, pengemudi perlu memastikan sistem dalam kondisi aktif. Langkah-langkahnya: pastikan fitur BSW pada cluster meter berada pada posisi "ON", masuk ke menu Settings > Driver Assist > BSW. Saat kendaraan atau objek terdeteksi di area blind spot, indikator segitiga pada kaca spion akan menyala. Jika tuas sein diaktifkan saat terdapat kendaraan di area blind spot, lampu indikator BSW akan berkedip disertai bunyi peringatan sebanyak tiga kali sebagai tanda adanya objek di arah manuver.
BSW-LCA mulai bekerja ketika kendaraan melaju dengan kecepatan di atas 10 km/jam. Sistem ini mampu mendeteksi keberadaan mobil maupun sepeda motor hingga jarak sekitar 70 meter dari kendaraan.
Meski dapat membantu meningkatkan keselamatan saat berkendara, Mitsubishi mengingatkan bahwa fitur ini hanya berfungsi sebagai alat bantu. Pengemudi tetap harus menerapkan prinsip safety driving dan memastikan kondisi sekitar secara langsung sebelum berpindah jalur.
Kondisi yang membuat BSW-LCA tidak bekerja optimal
Dalam kondisi tertentu, kemampuan sensor dapat berkurang sehingga sistem tidak bekerja secara maksimal. Beberapa di antaranya: hujan badai yang menghalangi kerja sensor, posisi mobil terlalu dekat dengan kendaraan lain, terdapat perbedaan tinggi jalan dari pada sisi sebelah mobil, dan ada kendaraan di samping dengan kecepatan yang sama dalam waktu yang lama.
Artikel Terkait
PKB Siapkan Sanksi Disiplin untuk Kadernya yang Diduga Intimidasi Dokter di NTT
Bogor Hornbills Ukir Sejarah, Juara IBL 2026 Usai Kalahkan Pelita Jaya di Game 5
Survei Litbang Kompas: 80,6% Publik Nilai Kinerja Polri Semakin Baik
Cekcok di Kontrakan Berujung Maut, Pemuda Anak Punk Tewas Dibunuh Rekannya